Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Lampung
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • Sejarah
    • Pengurus DPP LDII
    • Pengurus DPW LDII Lampung
  • CONTACT
  • BERITA
    • Nasional
    • Berita LDII Lampung
    • Asad
    • Sako
    • Lintas Daerah
  • DPD LDII SE-LAMPUNG
    • Bandar Lampung
    • Kota Metro
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • MUSWIL VIII!!
    • Daftar Peserta Muswil
    • Download Materi Muswil VIII
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Lampung
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • Sejarah
    • Pengurus DPP LDII
    • Pengurus DPW LDII Lampung
  • CONTACT
  • BERITA
    • Nasional
    • Berita LDII Lampung
    • Asad
    • Sako
    • Lintas Daerah
  • DPD LDII SE-LAMPUNG
    • Bandar Lampung
    • Kota Metro
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • MUSWIL VIII!!
    • Daftar Peserta Muswil
    • Download Materi Muswil VIII
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Lampung
No Result
View All Result
Home Featured Nasional

FGD LDII : Hadapi MEA dengan Koperasi

by Admin
April 29, 2015
in Nasional
0
Masyarakat Eknomi ASEAN LDII

Masyarakat Eknomi ASEAN LDII

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

Ldiilampung.com – Kemitraan UMKM antarnegara se-Asia Tenggara dirasa perlu ketimbang persaingan. Apalagi jika Koperasi menjadi lokomotif bagi UMKM sebelum kemitraan antar negara itu dibentuk.

Meski UMKM di Indonesia terus menggeliat, namun kisah Koperasi Indonesia yang justru sulit berkembang. Ina Primiana, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran yang menjadi pembicara pada Focus Group Discussion dengan tema “Membangun Kemitraan Koperasi dan UMKM di Era MEA 2015” pada Selasa (28/4) di gedung DPP LDII mengatakan, Indonesia belum memiliki contoh koperasi yang berhasil di sektor manapun.

“Padahal selain MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang sudah didepan mata, juga ada RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) pada 2016 mendatang,” ujarnya. RCEP dinilai dapat menciptakan Free Trade Arrangement modern dan komprehensif. Sayangnya, SDM lemah serta kebijakan dan permodalan terbatas belum bisa menjawab persoalan koperasi. Ina juga memaparkan potret kelemahan UMKM dimana memiliki daya saing yang rendah dari segi kualitas produk, harga dan kesinambungan pasar. Contoh, produk lokal yang bersaing dengan produk impor, pengemasannya cenderung kurang menarik, namun harga mahal sehingga pasar dikuasai produk impor. Ina menganggap, daya saing adalah pasar yang menarik. Namun hal itu disanggah oleh Ardito Bhinadi dari Departemen

Hal ini juga disebabkan, ketidaktahuan bagaimana mengelola dan memasarkan produk yang akan dijual, permodalan, penggunaan teknologi serta hak paten atau merek dagang, menurut Yuszak M. Yahya, ketua grup “One in 20 Movement.” Sedangkan menurut Eman Sukirman, SE. MSi, wakil ketua komite tetap Pengembangan Mitra Dagang dan Sosialisasi yang juga menjadi pembicara mengatakan, Indonesia perlu belajar ke negara seperti Thailand yang menjual produknya sebagian besar di dalam negeri dan sisanya ekspor, serta proaktif meningkatkan efisiensi usaha, membuat jaringan dan mengetahui kebutuhan pasar.

Meski demikian, kenyataannya, UMKM tetap dinilai dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi asalkan memberlakukan sistem pendampingan bagi para pelaku usaha. Sehingga pelaku usaha tidak hanya berhasil membuat usaha namun juga dapat mengembangkan market pasar. Yuszak sempat berbagi cerita tentang kegiatan yang dilakukan “One in 20 Movement” seperti, bagaimana membuat produk yang dibutuhkan pasar dengan terlebih dahulu mencetak pelatih bisnis bagi pelaku usaha.

Peluang peningkatan kapasitas UMKM inilah yang membutuhkan kemitraan dengan Koperasi. Koperasi dapat menjadi wadah marketing bagi UMKM atau Empowered Institution yang mendorong kegiatan UMKM. Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Dr. Ir. Muhammad Taufiq, MSc menambahkan, “Upaya kemitraan dapat meminimalisir ketidakpastian dalam usaha dengan pengoptimalisasian sinergitas keanekaragaman budaya dan hayati.”

Selain itu, agar tumbuh dan berkembang, Ina mengatakan, penekanan pada fungsi Koperasi tidak hanya UMKM. Dengan keterbatasan yang dimiliki, UMKM sejenis lebih baik membentuk Koperasi sehingga bertindak sebagai manajer UMKM. Dengan adanya kerjasama internal Koperasi dan UMKM ini Indonesia dapat memiliki daya saing yang mumpuni sekaligus bermitra dengan pelaku usaha negara lain.

Peningkatan Ekspor Produk Indonesia

Sementara itu menurut Ari Satria, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan yang ditemui di Graha Manggala Siliwangi, Bandung dalam seminar “Sosialisasi Pasar Perdagangan Luar Negeri 2015” untuk Art and Craft Expo jelang acara Konferensi Asia Afrika minggu lalu mengatakan, kemitraan dibutuhkan tergantung dari produk yang dijual dan situasi pasar.

“Yang saya katakan adalah produsen melihat peluang pasar dari keinginan konsumen,” ujar Ari. Produk itu akan menjadi yang paling dicari, apalagi jika diminati hingga konsumen mancanegara. Ekspor meningkat, jika pemerintah dan pengusaha jeli membidik negara mana yang dapat dijadikan ekspansi seperti industri Afrika yang belum berkembang karena kebutuhan akan impor masih tinggi.

Para produsen juga perlu membangun brand bukan hanya produk. “Belum membangun brand, maka belum menembus pasar,” ujar Poppy, perwakilan Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Bandung yang turut hadir sebagai pembicara. Poppy mengatakan, untuk membangun brand, Kemendag sudah memiliki beberapa ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) di beberapa kota mancanegara seperti Los Angeles, Johannesburg, Dubai, Chicago, Hamburg dan lainnya. Di unit kerja ini, ITPC memamerkan produk-produk Indonesia selain menjaga kualitas dan memahami perilaku konsumen. (Noni/LINES)

Tags: aseanLDIImasyarakat ekonomi aseanmea ldii
  • Trending
  • Comments
  • Latest
mensholati jenazah

Praktek Sholat Jenazah dan Keutamaannya

March 14, 2025
Pengajian Sarimbit LDII Bandar Lampung: Bekali Pasutri Kunci Sukses Pernikahan Abadi

Pengajian Sarimbit LDII Bandar Lampung: Bekali Pasutri Kunci Sukses Pernikahan Abadi

December 2, 2025
Buka Pintu Kolaborasi, Bupati Pesawaran Apresiasi 8 Klaster Program Pengabdian LDII

Buka Pintu Kolaborasi, Bupati Pesawaran Apresiasi 8 Klaster Program Pengabdian LDII

November 26, 2025
Panduan Syar’i Cara Bersuci

Panduan Syar’i Cara Bersuci

March 25, 2019
mensholati jenazah

Praktek Sholat Jenazah dan Keutamaannya

1
Perkuat Sinergi Kamtibmas, LDII Merbau Mataram Audiensi dengan Kapolsek

Perkuat Sinergi Kamtibmas, LDII Merbau Mataram Audiensi dengan Kapolsek

1
LDII Lampung Dukung Penguatan Keterbukaan Informasi Publik pada Anugerah KIP 2025

LDII Lampung Dukung Penguatan Keterbukaan Informasi Publik pada Anugerah KIP 2025

December 8, 2025
Perkuat Ukhuwah, LDII Pesawaran Dukung Penuh Gelaran Doa Bersama Lintas Agama

Perkuat Ukhuwah, LDII Pesawaran Dukung Penuh Gelaran Doa Bersama Lintas Agama

December 8, 2025
Musda VIII, LDII Bandar Lampung Punya Nahkoda Baru

Musda VIII, LDII Bandar Lampung Punya Nahkoda Baru

December 6, 2025
Gelar Musda VIII, LDII Bandar Lampung Perkuat Sinergi dan Kontribusi Organisasi

Gelar Musda VIII, LDII Bandar Lampung Perkuat Sinergi dan Kontribusi Organisasi

December 6, 2025

NASEHAT

Post-Truth dalam Islam: Ancaman atau Tantangan?
Dakwah Islam

Post-Truth dalam Islam: Ancaman atau Tantangan?

by Administrator
April 29, 2025
0

Apa itu Post-Truth dalam Islam? Dalam beberapa tahun terakhir, istilah "post-truth" telah menjadi sangat populer dalam diskusi tentang politik, media,...

Read more
8 Cara Memaksimalkan Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadan

8 Cara Memaksimalkan Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadan

March 23, 2025
Makna, Keutamaan dan Doa Malam Lailatul Qadar

Makna, Keutamaan dan Doa Malam Lailatul Qadar

March 20, 2025
shalat jumat di masjid ldii

Hukum Meninggalkan Shalat Jumat Bagi Laki-laki

December 5, 2022
Keutamaan Melaksanakan Shalat Wajib Berjamaah di Masjid

Keutamaan Melaksanakan Shalat Wajib Berjamaah di Masjid

December 5, 2022

DPW LDII Lampung

Jl. Bumi Jaya 1 (Soekarno-Hatta) No. 10 RT. 04 Kel. Labuhan Dalam, Bandar Lampung, Indonesia

e-mail: ldiilampung@gmail.com

BERITA TERKINI

  • LDII Lampung Dukung Penguatan Keterbukaan Informasi Publik pada Anugerah KIP 2025 December 8, 2025
  • Perkuat Ukhuwah, LDII Pesawaran Dukung Penuh Gelaran Doa Bersama Lintas Agama December 8, 2025
  • Musda VIII, LDII Bandar Lampung Punya Nahkoda Baru December 6, 2025

NAVIGASI

  • Home
  • Redaksi
  • Sejarah
  • Tentang LDII
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

CATEGORY

  • Home
  • Redaksi
  • Sejarah
  • Tentang LDII
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

© 2024 DPW LDII Lampung - Managed by IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • Sejarah
    • Pengurus DPP LDII
    • Pengurus DPW LDII Lampung
  • CONTACT
  • BERITA
    • Nasional
    • Berita LDII Lampung
    • Asad
    • Sako
    • Lintas Daerah
  • DPD LDII SE-LAMPUNG
    • Bandar Lampung
    • Kota Metro
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • MUSWIL VIII
    • Daftar Peserta Muswil
    • Download Materi Muswil VIII

© 2024 DPW LDII Lampung - Managed by IT Division.