Kalianda (4/1). Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Lampung Selatan, Sugiono, mengikuti upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar pada Sabtu (3/1) di Lapangan Korpri Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Upacara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HAB Kementerian Agama tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Lampung Selatan, unsur Forkopimda, serta berbagai organisasi kemasyarakatan keagamaan, termasuk LDII Lampung Selatan.
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan Menteri Agama RI yang menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat kolaborasi antarumat beragama sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, tetapi energi kebangsaan yang menyatukan perbedaan menjadi kekuatan untuk memajukan Indonesia,” ujar Syaiful saat membacakan amanat Menteri Agama.
Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Agama harus terus menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menjaga peran strategisnya sebagai perekat kebhinekaan dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Menanggapi pesan tersebut, Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat kerukunan dan kolaborasi lintas umat beragama. Menurutnya, kerukunan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus modal sosial untuk mendorong kemajuan daerah dan nasional.
“LDII Lampung Selatan sepakat bahwa kerukunan tidak cukup dimaknai sebagai tidak adanya konflik, tetapi harus diwujudkan dalam kerja sama nyata lintas umat beragama untuk membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban,” ungkapnya.
Sugiono menegaskan, LDII siap bersinergi dengan Kementerian Agama serta seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga harmoni sosial. Momentum peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama dinilainya sebagai pengingat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan dan memperkuat peran semua pihak sebagai perekat kebhinekaan.
“LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui dakwah yang menyejukkan, penguatan wawasan kebangsaan, serta program pembinaan umat yang mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat Lampung Selatan yang rukun, damai, dan harmonis,” pungkasnya.

















