Bandar Lampung (29/6). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Lampung menutup Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar (PJMD) pada Minggu (28/6). Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Juni 2026, di Aula Kantor DPW LDII Provinsi Lampung itu diikuti 90 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Lampung sebagai upaya memperkuat sumber daya media organisasi di tingkat daerah.
Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, Muhammad Aditya, mengatakan penguatan sumber daya manusia di bidang media menjadi kebutuhan organisasi di era digital. “Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun. Karena itu, kami ingin melahirkan kader-kader jurnalistik yang mampu menghasilkan berita dan konten positif sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat segera diterapkan di daerah masing-masing melalui penguatan tim LDII News Network (LINES). “Setelah mengikuti pelatihan ini, kami berharap para peserta tidak berhenti pada tataran teori. Mereka harus mulai memproduksi berita, foto, video, dan konten media sosial yang berkualitas sehingga keberadaan LINES di daerah semakin aktif,” katanya.
Sementara itu, Ketua Departemen Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPP LDII, Ludhy Cahyana, mengingatkan peserta tentang tantangan ruang digital yang dihadapkan pada fenomena post-truth.
“Di tengah gempuran informasi saat ini, batas antara kebenaran dan kebohongan menjadi sangat tipis akibat maraknya fenomena post-truth, di mana masyarakat cenderung mencari pembenaran atas opininya dibandingkan mencari kebenaran yang substantif,” ujarnya.
Menurut Ludhy, kondisi tersebut menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi digital sekaligus keterampilan memproduksi informasi yang benar. “Jangan hanya menjadi penonton atau objek algoritma media sosial. Jadilah produsen konten yang memanfaatkan media sosial sebagai ladang amal sholeh melalui karya, kontribusi, dan komunikasi yang positif,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa LINES dibentuk sebagai strategi memperkuat citra positif LDII di ruang digital. “LINES dibentuk untuk memperbanyak berita-berita kontribusi positif LDII sehingga ruang digital dipenuhi informasi yang bermanfaat dan mampu mengimbangi berbagai informasi yang tidak benar tentang organisasi,” jelasnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi jurnalistik secara komprehensif, mulai dari teknik penulisan berita straight news, jurnalistik televisi, fotografi dan videografi jurnalistik, teknik voice over, desain grafis, hingga strategi pengelolaan media sosial. Seluruh materi dipadukan dengan praktik agar peserta mampu menghasilkan produk jurnalistik sesuai standar media organisasi.
Melalui pelatihan tersebut, DPW LDII Provinsi Lampung berharap para alumni PJMD dapat menjadi penggerak media di daerah masing-masing. Kehadiran LINES di tingkat kabupaten dan kota diharapkan mampu memperkuat publikasi berbagai kontribusi positif warga LDII sekaligus menghadirkan informasi yang akurat, menyejukkan, dan bermanfaat bagi masyarakat.


















