Bandar Lampung (27/4). DPW LDII Provinsi Lampung melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Lampung, H. Zulkarnain, di ruang kerjanya pada Senin (27/4). Didampingi Kabid Penais Zawa, H. Makmur, pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahim sekaligus mensinkronkan program kerja organisasi dengan kebijakan pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPW LDII Lampung, M. Aditya, memperkenalkan jajaran pengurus serta memaparkan program kerja organisasi. Ia juga menyampaikan rekomendasi hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Lampung yang digelar pada September 2025 lalu, sekaligus melaporkan partisipasi LDII Lampung dalam Musyawarah Nasional (Munas) X LDII 2026 di Jakarta Timur.
Aditya menjelaskan, LDII memiliki delapan bidang pengabdian yang menjadi fokus kontribusi organisasi, yakni kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan & lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
“Kami berharap berbagai program ini dapat disinergikan dengan program Kemenag untuk menciptakan kehidupan beragama yang harmonis dan moderat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, di bidang kebangsaan, LDII Lampung aktif menggelar seminar wawasan kebangsaan, kegiatan bela negara, hingga upacara peringatan HUT RI di berbagai tingkatan. LDII juga bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat nasionalisme di tengah masyarakat.
Pada sektor pendidikan, LDII fokus membina generasi muda melalui jalur formal dan nonformal. Saat ini, LDII Lampung telah mengelola 20 pondok pesantren, dua pondok pesantren mahasiswa, 47 satuan pendidikan formal, serta lima lembaga pendidikan kesetaraan. Seluruhnya diintegrasikan untuk membentuk generasi berkarakter melalui program 29 Karakter Luhur.
Sementara itu, dalam bidang dakwah, LDII mengusung konsep “Green Dakwah”, yakni pendekatan yang sejuk, santun, serta mengedepankan toleransi dan moderasi beragama agar tercipta suasana inklusif di tengah keberagaman.
Aditya juga memaparkan program lainnya, seperti penyuluhan kesehatan, pencegahan stunting, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Di bidang energi baru terbarukan, LDII Lampung mulai memanfaatkan panel surya, salah satunya di Pondok Pesantren Rowdhotul Alimirrobbaniy, Lampung Tengah. Selain itu, LDII aktif dalam pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon, aksi bersih pantai, serta mendukung ketahanan pangan melalui pengelolaan lahan jagung di Lampung Utara.
Menaggapi hal tersebut, Kakanwil Kemenag Lampung, H. Zulkarnain, menyambut baik berbagai kontribusi LDII. Ia mengaku telah lama mengenal aktivitas LDII sejak bertugas di Jakarta Timur dan kerap menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin.
Menurutnya, delapan bidang pengabdian LDII sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan moderasi beragama dan program ekoteologi. Ia pun mendorong agar sinergi antara Kemenag dan LDII terus diperkuat dalam berbagai program pembinaan umat.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi. Kanwil Kementerian Agama adalah rumah bersama, yang melayani seluruh umat beragama,” ujar Zulkarnain.
Audiensi ditutup dengan penyerahan sejumlah dokumen, antara lain laporan kegiatan LDII, hasil Muswil VIII, laporan partisipasi Munas X, serta majalah Nuansa Persada. Kegiatan juga diakhiri dengan sesi foto bersama yang dihadiri para wakil ketua DPW LDII Lampung, di antaranya Heri Sensustadi, Bambang E. Subekti, dan M. Miftah Falah, serta para sekretaris Ahmat Nurdin dan Ilham Saputra.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara LDII dan Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, memperkuat kontribusi nyata di tengah masyarakat, serta menghadirkan program-program kolaboratif yang berdampak luas bagi pembangunan umat dan bangsa.


















