Metro (11/3). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Lampung menyalurkan tali asih kepada 1.750 guru ngaji dan 500 anak yatim di seluruh Kabupaten/Kota se-Lampung. Aksi sosial ini dilaksanakan di sela kegiatan Iktikaf Bersama Wali Kota Metro di Pondok Pesantren Khoirul Huda, Kota Metro, Selasa (10/3).
Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya, menyampaikan selain guru ngaji dan anak yatim, LDII Lampung juga mencatat sebanyak 1.500 kaum duafa menjadi sasaran santunan sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah situasi global yang sedang tidak menentu. Kegiatan ini digelar bersamaan dengan upaya menyukseskan program “5 Sukses Ramadan” yang dicanangkan oleh DPP LDII, yakni sukses puasa, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, Lailatulqadar, dan zakat fitrah.
Dalam kegiatan tersebut, Aditya mengungkapkan bahwa iktikaf perdana di tahun 2026 ini diikuti dengan antusias oleh ratusan warga LDII dan santri. Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi generasi muda melalui program-program keagamaan.
“Kami berharap generasi muda LDII memiliki kepribadian yang tangguh dan resiliensi yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman serta pengaruh negatif di masa depan. Tidak hanya tangguh untuk diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan solusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Aditya.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, turut memberikan apresiasi terhadap konsistensi LDII dalam membina umat dan membantu sesama. Hal ini ia sampaikan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Direktur RSUD Ahmad Yani, Eko Hendro Saputra, saat mewakili Wali Kota Metro untuk membuka acara secara resmi.
“Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain sebagai ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah untuk meraih Lailatulqadar, momen ini juga mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan positif ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ungkap Eko.
Acara yang bertajuk “Penguatan Aqidah untuk Metro Kota Cerdas dan Berbudaya yang Religius menuju Indonesia Emas 2045” ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Kota Metro K.H. Buya Zakaria Ahmad, jajaran Forkopimda, serta pengurus harian LDII dari berbagai tingkatan. Selain penyerahan santunan, kegiatan diisi dengan kajian hadist mengenai keutamaan iktikaf sebagai upaya berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, LDII berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan religius. Dengan penguatan akidah dan kepedulian sosial yang konsisten, LDII berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan stabilitas masyarakat yang harmonis serta mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.

















