Pringsewu (19/2). Jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Pringsewu melakukan audiensi dengan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, di Ruang Pertemuan Bupati pada Kamis (19/2). Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Road to Munas X LDII guna mempertegas peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua DPD LDII Pringsewu, Dian Arif Rahman, memaparkan struktur kepengurusan masa bakti 2025-2030 hasil Musda setahun silam. Selain memperkenalkan pengurus baru, ia melaporkan berbagai program kolaborasi yang telah berjalan, seperti koordinasi rutin dengan Badan Kesbangpol, pembagian bendera merah putih pada HUT RI ke-80, penyuluhan hukum bersama Kejari, hingga pengembangan sektor peternakan bersama Unila.
“Kami senantiasa berupaya hadir tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah. Dari pembinaan umat hingga penguatan ekonomi melalui bantuan ternak pusat dan sistem bioflok, LDII siap berjalan beriringan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pringsewu,” ujar Dian Arif Rahman di hadapan Bupati dan jajaran pejabat terkait.
Sekretaris DPD LDII Pringsewu, Nasrul Azhar, menambahkan bahwa jangkauan organisasi telah mencakup seluruh kecamatan di Pringsewu dengan 9 PC dan 30 PAC. Fokus utama LDII adalah pendidikan agama, pembinaan umat, dan penanaman karakter luhur, yang dimulai sejak usia dini melalui “Pengajian Cabe Rawit” hingga pengajian lansia. Nasrul menekankan bahwa pembentukan karakter adalah fondasi utama agar generasi muda Pringsewu memiliki daya saing yang tinggi namun tetap berakhlakul karimah.
Semangat pembangunan juga merambah ke bidang olahraga melalui Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI). Ketua FORSGI Pringsewu, Subasri, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat terus mendukung pembinaan atlet muda berbakat melalui agenda tahunan festival sepak bola kelompok umur. Ia berharap sinergi ini dapat mencetak bibit unggul yang kelak mengharumkan nama Pringsewu di kancah nasional.
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, merespons positif seluruh pemaparan tersebut dengan penuh apresiasi. Ia mengaku sangat terbantu dengan peran aktif LDII yang selama ini telah menyentuh aspek-aspek krusial pembangunan, terutama dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, tanggung jawab membangun daerah memang harus dilakukan secara gotong royong antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
“Jujur saja, ini sebenarnya tugas pemerintah, namun LDII telah melakukannya dengan sangat baik dan konsisten. Terkait peresmian masjid-masjid LDII, insya Allah selepas Idul Fitri saya akan jadwalkan untuk hadir langsung,” ungkapnya
Acara ditutup dengan penyerahan hasil Musda dan majalah Nuansa secara simbolis. Bupati menyatakan akan menindaklanjuti usulan perbaikan infrastruktur jalan sesuai kemampuan keuangan daerah, serta mengoordinasikan pembinaan FORSGI dengan Dispora.
















