Lampung Selatan (29/6). Sekretaris DPW LDII Lampung, Ahmat Nurdin, menyampaikan materi pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD LDII Kabupaten Lampung Selatan yang digelar di Aula Ponpes Nurul Huda Serbajadi, Natar, Lampung Selatan, Minggu (28/6).
Dalam pemaparannya yang bertajuk “Penguatan SDM dan Optimalisasi Peran PC dan PAC dalam Mewujudkan 8 Bidang Pengabdian LDII”, Ahmat Nurdin menekankan tiga aspek utama, yakni penguatan tata kelola organisasi, membangun sinergi antar jajaran pengurus, serta penyusunan program kerja yang realistis sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk memahami sejarah organisasi sebagai landasan dalam menjalankan amanah kepengurusan. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dengan memahami dan mengimplementasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kedudukan organisasi, hak dan kewajiban pengurus, serta mekanisme organisasi.
Selain itu, pengurus juga perlu menguasai Peraturan Organisasi (PO), Prosedur Tetap Keanggotaan LDII, Pedoman Musyawarah dan Rapat, pedoman atribut dan kelengkapan organisasi, tata naskah dinas, serta administrasi organisasi, seperti surat keputusan kepengurusan, program kerja, papan nama, hingga pengelolaan arsip.
“Organisasi yang didukung SDM berkualitas akan berjalan lebih sehat. Indikatornya antara lain administrasi yang tertib, komunikasi yang baik dengan pemerintah, program kerja yang terlaksana, publikasi media yang aktif, meningkatnya kegiatan sosial, regenerasi pengurus yang berjalan, pembinaan generasi muda yang berkesinambungan, serta implementasi 8 bidang pengabdian yang optimal,” ujarnya.
Menutup pemaparannya, Ahmat Nurdin menegaskan bahwa keberhasilan LDII tidak diukur dari besarnya organisasi, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“PC dan PAC merupakan ujung tombak organisasi. Wajah LDII di mata masyarakat bukan ditentukan oleh pengurus pusat atau wilayah, tetapi oleh bagaimana PC dan PAC hadir, melayani, membangun komunikasi, serta memberikan karya dan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing,” tegasnya.


















