Pringsewu (13/7). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pringsewu menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Triwulan II Tahun 2025 di Aula Sekretariat DPD LDII Kabupaten Pringsewu, Pondok Pesantren Baitul Izza, Pringsewu Barat, Jumat (11/7).
Kegiatan ini diikuti dewan penasihat, pengurus harian, ketua-ketua bidang, serta pengurus Pimpinan Cabang LDII se-Kabupaten Pringsewu.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pringsewu, Dian Arif Rahman, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Rakorda merupakan bukti aktifnya roda organisasi.
“Selain untuk konsolidasi organisasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengurus, Rakorda ini bertujuan memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. LDII ingin terus menjadi organisasi yang adaptif, peka, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Dian.
Dian menambahkan, selain kegiatan rutin dalam mendalami ajaran agama, LDII juga melaksanakan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Di antaranya vaksinasi Covid-19, penyuluhan Empat Pilar Kebangsaan, penyuluhan sadar hukum bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Pringsewu, serta kegiatan di bidang kesehatan seperti penyuluhan parenting, kesehatan reproduksi, dan gizi keluarga.
Hadir dalam acara tersebut Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pringsewu, Indra Heryadi. Dalam sambutannya, Indra menyampaikan bahwa salah satu tugas Kesbangpol adalah membantu pemerintah daerah dalam membina organisasi kemasyarakatan, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.
“Tentu saja, kami selaku perpanjangan tangan pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada LDII Kabupaten Pringsewu yang telah berperan aktif membina umat dan mendukung ketertiban serta kondusivitas masyarakat. Apalagi saat ini kita menghadapi berbagai tantangan, mulai dari polarisasi politik, hoaks, ujaran kebencian, hingga dampak konflik Israel-Iran,” kata Indra.
Ia menilai LDII telah menjalankan peran strategis dalam menginternalisasikan wawasan kebangsaan.
“Saya melihat warga LDII tertib dalam ibadah dan penerapan ajaran agama yang baik. Hal itu pada dasarnya juga sudah menjadi bagian dari wawasan kebangsaan. Kesbangpol siap berkolaborasi mendukung upaya LDII dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” lanjutnya.
Indra berharap LDII Pringsewu dapat terus meningkatkan fungsi pembinaan umat agar semakin religius, menjaga ketertiban dan ketenteraman, serta mendukung program-program pemerintah daerah.
Pada akhir acara, Ketua DPD LDII Pringsewu menyerahkan Buku Hasil Musyawarah Daerah (Musda) IV sebagai laporan kegiatan yang telah dilaksanakan pada 27 Februari 2025.

















