Bandar Lampung (29/7). DPD LDII Kota Bandar Lampung sukses menggelar Pengajian Akbar Generus Usia SMP pada Minggu (27/7) di Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Tanjung Senang. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 450 generus usia SMP dari seluruh PC dan PAC se-Kota Bandar Lampung.
Dengan mengangkat tema “Roda Hidup Terus Berputar, Yuk Jadi Generus yang Saling Menjaga di Jalan yang Benar”, pengajian ini mengangkat materi utama tentang penerapan 29 Karakter Luhur dengan fokus pada topik “Empat Roda Berputar” — sebuah konsep nilai kebaikan universal yang menekankan pentingnya saling membantu, mengingatkan, dan membimbing satu sama lain.
Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, Ir. H. Yaumil Khair, menyampaikan komitmen LDII dalam melakukan pembinaan generasi penerus sejak usia dini hingga pranikah. “Khusus kegiatan hari ini, kita selenggarakan untuk generus usia SMP. Harapannya, mereka menjadi generasi yang sukses dalam pendidikan agama, pendidikan umum, dan pendidikan karakter luhur,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun dengan program pembinaan generus terbanyak yang pernah diselenggarakan oleh LDII Bandar Lampung. “Cita-cita Indonesia Emas 2045 bukanlah mimpi jika semua elemen masyarakat bersinergi. LDII sejak dini telah menyiapkan generus agar dua dekade ke depan mereka siap menjadi pilar bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kota Bandar Lampung, dr. H. Bambang E. Subekti, Sp.An., KNA., dalam pembukaan pengajian turut memberikan semangat kepada generasi muda untuk fokus mengejar cita-cita dunia maupun akhirat. Ia menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai jalan menuju keberkahan dan kemuliaan.
“Allah akan memudahkan jalan ke surga bagi orang yang menuntut ilmu. Bahkan para malaikat pun meridhai mereka, hingga mengepakkan sayapnya menaungi orang yang sedang mencari ilmu,” ungkap Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung itu.
Ia juga berpesan kepada para generus untuk senantiasa berada di jalan yang benar dengan menetapi ibadah sesuai tuntunan Allah SWT dan Rasulullah SAW. “Dalam perjalanan hidup pasti ada tantangan. Maka penting bagi kita untuk saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling mengarahkan agar tetap berada di jalan Ilahi,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, KH. Tarmin Abdullah, S.Pd. yang menjadi pemateri dalam pengajian tersebut menyampaikan secara mendalam konsep Empat Roda Berputar yang menjadi inti materi pengajian. Keempat roda berputar itu yakni yang kuat membantu yang lemah, yang bisa mengajari yang tidak bisa, yang ingat mengingatkan yang lupa, dan yang benar menasihati yang salah.
“Setiap kita akan mengalami masa-masa lemah. Maka mereka yang kuat—baik secara ilmu, harta, tenaga, atau pengalaman—wajib hadir untuk menolong dan membimbing,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa semangat saling membantu dan saling menjaga bukan sekadar nilai moral biasa, tetapi merupakan kunci utama dalam proses pembentukan karakter generasi penerus. Dengan saling bantu-membantu, para generus dilatih untuk peka terhadap kondisi lingkungan sekitarnya, tidak individualis, dan tumbuh menjadi pribadi yang peduli serta bertanggung jawab terhadap sesama.
Saling menjaga juga mencerminkan pentingnya nilai kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga diri dan lingkungan dari hal-hal yang menyimpang. Di usia SMP yang masih rentan terhadap pengaruh negatif, memiliki teman yang saling mengingatkan adalah tameng yang efektif untuk menjaga mereka tetap berada di jalur kebaikan.
Melalui pembiasaan ini, generus akan tumbuh sebagai pribadi yang unggul, tidak hanya dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam akhlak dan sikap sosial. Mereka akan menjadi sosok yang mandiri namun tetap rendah hati, cerdas namun tidak sombong, serta kuat namun tetap welas asih.

















