Bandar Lampung (9/9). DPD LDII Kota Bandar Lampung sukses menggelar talkshow inspiratif bertajuk “When Love Makes You Lost: Saat Hati Butuh Allah, Bukan Sekedar Rasa” pada Minggu (31/8) di GSG PC LDII Tanjung Senang. Kegiatan ini diikuti lebih dari 300 peserta generus, mulai dari siswa kelas XII SMA hingga usia 24 tahun, yang datang dari berbagai PC dan PAC LDII se-Kota Bandar Lampung serta daerah sekitar seperti Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, dan Gedong Tataan.
Acara dibuka langsung oleh Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPW LDII Lampung, Hj. Agriyanti Komalasari. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menata rasa, khususnya cinta, agar tidak menjerumuskan.
“Setiap manusia pasti merasakan cinta, karena itu anugerah Allah. Tetapi jangan sampai cinta justru membuat kita tersesat. Cinta seharusnya membawa kita lebih dekat kepada Allah, bukan menjauhkan kita dari-Nya,” pesannya.
Talkshow ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan, yakni Nurul Amalia dan Linda Wahyuni. Dengan metode tanya jawab yang interaktif, suasana acara berlangsung hangat, komunikatif, dan informatif.
Nurul Amalia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai dasar memilih pasangan hidup. Ia mengutip QS. An-Nur ayat 26 tentang pasangan yang baik bagi orang yang baik.
“Dasar utama adalah agama, akhlak, dan visi hidup yang sejalan. Pernikahan bukan tujuan akhir, melainkan proses panjang. Proses itu akan terasa lebih ringan jika kita sudah berdamai dengan diri sendiri,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak gelisah dengan keragu-raguan menjelang pernikahan. “Keraguan itu wajar, baik soal pasangan, tanggung jawab, maupun ekonomi. Kuncinya adalah istikharah dengan hati tenang, percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik, entah melanjutkan atau menunda dengan orang yang lebih baik menurut-Nya,” tambah Nurul.
Sementara itu, Linda Wahyuni menegaskan bahwa pernikahan dalam Islam bukan sekadar ikatan dua insan, tetapi ikatan spiritual dan sosial untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat.
“Untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah, pilihlah pasangan yang seiman dan satu tujuan. Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 221 mengingatkan agar jangan menikah dengan orang musyrik atau ahli kitab, melainkan dengan yang seiman,” paparnya.
Linda juga menegaskan pentingnya menjadikan agama dan akhlak sebagai pertimbangan utama dalam memilih pasangan. “Jika tidak, bisa jadi timbul fitnah dan kerusakan karena memilih dengan kriteria yang salah,” pungkasnya.
Talkshow ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi generus LDII, khususnya generus putri, dalam mempersiapkan diri menuju pernikahan yang penuh keberkahan, sehingga terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta harmonis.

















