Bandar Lampung (17/9). PC LDII Kecamatan Kedaton menggelar Pengajian Akbar rutin bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara yang digelar di Masjid Bukit Al Munawaroh, Kelurahan Penengahan, pada Rabu (10/9) itu diikuti lebih dari 100 jamaah.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Penengahan Raya, Diding Sagita yang membacakan sambutan tertulis Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana. Dalam sambutannya, Walikota mengajak umat Islam untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai penguat ukhuwah Islamiyah. “Mari kita teladani akhlak Rasulullah dalam membangun persaudaraan, saling menghargai, dan mempererat persatuan,” pesannya.
Sementara itu, tausiyah utama disampaikan oleh Ustadz Zainuri yang menekankan pentingnya menjaga kerukunan hidup bermasyarakat dan bernegara. Menurutnya, keberagaman merupakan sunnatullah yang harus dijaga dengan sikap saling menghargai dan mengedepankan persaudaraan.
Ia mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW membangun tatanan sosial yang harmonis di Madinah melalui Piagam Madinah. Dokumen bersejarah tersebut menjadi landasan kehidupan bermasyarakat yang damai, adil, dan menjunjung tinggi kebebasan beragama. “Rasulullah memberikan teladan bagaimana masyarakat dengan latar belakang berbeda bisa hidup berdampingan dengan adil. Piagam Madinah mengajarkan kita pentingnya kesetaraan, kebebasan beragama, serta persatuan dan kesatuan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ustadz Zainuri menegaskan bahwa prinsip tersebut sangat relevan dengan kehidupan bangsa Indonesia yang majemuk. Menurutnya, menjaga kerukunan bukan hanya tanggung jawab tokoh agama atau pemerintah, tetapi juga kewajiban setiap individu. “Jika kita meneladani akhlak Rasulullah, insyaAllah bangsa ini akan senantiasa kuat dan terhindar dari perpecahan,” tambahnya.
Pengajian ini juga dihadiri Ketua RT setempat, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan tampak menyelimuti jalannya acara, meneguhkan semangat jamaah untuk terus meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

















