Pringsewu (7/11). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Pringsewu menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting di masyarakat. Melalui kegiatan seminar bertema “Peran Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Menuju Generasi Emas 2045”, LDII Pringsewu mengajak seluruh warga, khususnya kaum wanita usia produktif, untuk menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran gizi keluarga.
Kegiatan yang digelar di Masjid Al-Furqon, Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, pada Rabu (5/11) ini menghadirkan Dian Arif Rahman, Ketua DPD LDII Pringsewu sebagai narasumber utama, didampingi KH Dasino Ketua Dewan Penasehat DPD LDII Pringsewu, serta Rofiyati, Ketua Annisa LDII Kabupaten Pringsewu.
Dalam paparannya, Dian Arif Rahman menegaskan bahwa upaya menurunkan angka stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti LDII.
“Perlu adanya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Warga LDII, terutama generasi muda dan usia produktif, diharapkan turut serta dalam menjalankan 11 program intervensi pencegahan stunting,” ujarnya.
Lebih dari 100 peserta wanita usia produktif dari Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Ambarawa hadir dengan antusias. Suasana seminar berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam menjaga kesehatan keluarga.
Sebagai bentuk apresiasi, Ketua Annisa LDII Pringsewu, Rofiyati, membagikan door prize kepada peserta yang paling aktif. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya peran ibu dan keluarga dalam menciptakan generasi sehat dan cerdas.
Melalui langkah-langkah edukatif seperti ini, LDII Pringsewu berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting, sekaligus berkontribusi mencetak generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

















