Bandar Lampung (3/12). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Bandar Lampung menggelar Koordinasi Pra-Musyawarah Daerah (Musda) VIII di Gedung Serba Guna DPW LDII Lampung, Minggu (30/11). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan seluruh persiapan teknis maupun substantif menjelang penyelenggaraan Musda VIII pada 5–6 Desember 2025 berjalan optimal.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Dewan Penasihat Daerah (Wanhatda), unsur DPW LDII Provinsi Lampung, pengurus harian DPD LDII Kota Bandar Lampung, serta para Ketua PC LDII se-Kota Bandar Lampung. Kehadiran seluruh unsur organisasi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah sebelum Musda dilaksanakan.
Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, Heri Sensustadi, dalam arahannya menegaskan bahwa Musda VIII tidak hanya berfokus pada suksesi kepemimpinan, tetapi juga pada penguatan arah gerak organisasi. Menurutnya, Musda merupakan forum tertinggi di tingkat kabupaten/kota yang memiliki kewenangan menentukan arah masa depan organisasi.
“Sesuai AD/ART, Musda adalah pemegang kekuasaan tertinggi organisasi tingkat kabupaten/kota dengan kewenangan menetapkan Program Kerja Daerah, memilih dan menetapkan Ketua DPD, menetapkan Formatur Musda, menetapkan Dewan Penasihat Daerah, menilai pertanggungjawaban pengurus, serta menetapkan keputusan strategis lainnya,” ujar Heri.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, H. Yaumil Khair, menekankan pentingnya penyelarasan program kerja LDII dengan kebijakan pemerintah. Ia berharap Musda mendatang dapat menghasilkan program kerja yang relevan dan mendukung agenda pembangunan daerah.
“Kami ingin LDII menjadi bagian dari solusi. Karena itu, dalam Musda VIII nanti, kami berharap program kerja yang dirumuskan dapat selaras dengan kebijakan Bapak Gubernur, terutama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan religius,” tegas Yaumil.
Selain membahas agenda teknis pelaksanaan Musda, forum koordinasi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas antara peserta dan panitia pelaksana, sehingga seluruh tahapan Musda dapat berjalan efektif.
Dengan adanya koordinasi pra-Musda ini, LDII Lampung optimistis bahwa Musda VIII akan berlangsung lancar, sukses, dan demokratis sesuai harapan organisasi dan masyarakat.


















