Natar (5/1). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Pemanggilan, Hajimena, dan Sidosari menerapkan filosofi pendidikan Tut Wuri Handayani dalam pembinaan generasi mudanya. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan tanggung jawab penuh kepada para remaja untuk mengelola jalannya Pengajian Akhir Tahun beberapa hari lalu.
Ketua PAC LDII Pemanggilan, Setiarso, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini, pengurus senior sengaja memposisikan diri sebagai pemberi arahan dan pendamping. Sementara itu, seluruh teknis pelaksanaan, mulai dari perencanaan hingga eksekusi di lapangan, dilakukan secara mandiri oleh para remaja.
“Kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk bermusyawarah, menyusun konsep, hingga membuat anggaran. Kami hanya meninjau dan memastikan semua tetap dalam jalur yang benar. Ini adalah bentuk kepercayaan kami terhadap kemampuan mereka,” jelas Setiarso.
Senada dengan hal itu, Pembina Pendamping Irmas Sejati, Heri Pujiyanto, menegaskan bahwa peran orang tua saat ini adalah mendorong dari belakang. Menurutnya, dengan memberikan kepercayaan, kreativitas remaja dalam mengemas acara keagamaan justru menjadi lebih menarik dan relevan bagi generasi seusia mereka.
“Kami cukup menerapkan Tut Wuri Handayani. Hasilnya, acara bisa berlangsung dengan baik dan tetap berada dalam koridor agama. Mereka membuktikan bahwa jika diberi kesempatan, mereka mampu bekerja secara profesional,” tambah Heri.
Kemandirian tersebut terlihat nyata dalam persiapan acara. Para remaja yang tergabung dalam Risma dan Irmas mengelola publikasi melalui pembuatan poster fisik maupun digital secara mandiri. Mereka juga bertugas menghubungi narasumber, menyiapkan peralatan teknis, hingga mengatur jalannya acara pada hari pelaksanaan.
Ketua Irmas Sejati, Ustadz Mustofa Lutfi, menyampaikan rasa syukurnya atas pola pembinaan tersebut. Ia menilai, pelibatan aktif ini menjadi sarana latihan kepemimpinan yang sangat berharga bagi rekan-rekan sejawatnya.
“Kami terbiasa diarahkan untuk mandiri oleh para pembina dan sesepuh. Dukungan dan bimbingan mereka menjadi kunci suksesnya acara ini, sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi bagi organisasi,” pungkas pria yang juga merupakan Wakil Kepala SMP Tri Sukses ini.
















