Bandar Lampung (15/1). Menyongsong tahun baru 2026 dengan visi pendidikan yang lebih kuat, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Baitusshadiq di bawah naungan PAC LDII Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, sukses menuntaskan agenda semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 Kegiatan tersebut ditutup dengan pembagian rapor kepada para santri yang dilaksanakan di Masjid Baitusshadiq, Rabu (14/1).
Meski agenda ini sempat mengalami pergeseran jadwal dari rencana awal di akhir Desember lalu, suasana pembagian rapor tetap berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Seluruh santri di tiap jenjang pendidikan, mulai dari usia PAUD hingga SMA, hadir untuk menerima rapor hasil progres pembelajaran mereka selama enam bulan terakhir. Hal ini menjadi bentuk akuntabilitas lembaga dalam melaporkan perkembangan akademik dan pembinaan karakter santri secara menyeluruh.
Kepala TPA Baitusshadiq, Rudi Iswanto, menjelaskan bahwa pembagian rapor merupakan bagian akhir dari rangkaian proses pendidikan. “Mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi, hingga pengolahan nilai dan pelaporan, semua harus dilakukan” ujarnya. Ia menambahkan, laporan hasil belajar yang dibagikan dapat menjadi bahan evaluasi bersama antara santri, guru, dan orang tua, sehingga pembinaan ke depan akan jauh lebih baik.
Sementara itu, Ketua PAC LDII Kelurahan Rajabasa Jaya, Hestu Yoga, menyampaikan bahwa kegiatan pembagian rapor juga menjadi momentum evaluasi kelembagaan. Menurutnya, melalui rapor dapat dilihat sejauh mana target materi dan kurikulum yang telah disusun dapat tercapai, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, baik dari sisi santri, tenaga pengajar, maupun sarana dan prasarana.
Saat ini, PAC LDII Kelurahan Rajabasa Jaya melalui TPA Baitusshadiq telah membina lebih dari 50 santri. “Harapannya, keberadaan TPA Baitusshadiq ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam pembinaan generasi penerus melalui pendidikan keagamaan sejak dini,” pungkas Hestu Yoga.

















