Natar (20/1). Sebagai upaya melestarikan warisan budaya bangsa, warga PAC LDII Pemanggilan aktif menggelar latihan pencak silat secara rutin. Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan usia, mulai dari kategori cabai rawit hingga lansia, yang dilaksanakan di halaman masjid dan Gedung Serba Guna (GSG) wilayah Serbajadi, Jumat (16/1).
Program latihan ini merupakan realisasi kerja sama (MOU) antara DPP LDII dengan PB Persinas ASAD untuk meningkatkan kebugaran serta kepercayaan diri warga melalui olahraga bela diri.
Koordinator ASAD Pemanggilan, M. Asad, mengungkapkan bahwa latihan diadakan satu bulan sekali dengan memanfaatkan fasilitas di sekitar masjid. Pihaknya mengirimkan instruktur resmi atau pendekar ASAD untuk memastikan teknik yang diajarkan tepat dan aman.
“Latihan dilakukan secara terpisah, pendekar pria melatih jamaah pria, begitu pula sebaliknya untuk jamaah wanita,” ujar M. Asad yang juga merupakan wasit pencak silat.
Demi kenyamanan peserta, jadwal latihan diatur secara fleksibel, biasanya dilakukan setelah agenda pengajian. Peserta juga diberikan kelonggaran dalam berpakaian tanpa harus selalu menggunakan seragam pesilat.
Andre, seorang pesilat nasional yang merupakan warga setempat, menambahkan bahwa pembinaan bagi generasi muda mendapatkan perhatian khusus.
“Untuk usia dini dan remaja, durasi serta frekuensi latihan ditambah. Kami berharap melalui latihan intensif ini, akan lahir bibit-bibit pesilat yang mampu meraih prestasi di masa depan,” kata Andre.

















