Banjar Margo (11/2). Musyawarah Daerah (Musda) VI LDII Kabupaten Tulang Bawang yang digelar di Aula Masjid Al-Qodr, Kecamatan Banjar Margo, resmi berakhir pada Selasa (10/2) sore. Dalam forum yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan tersebut, H. Sutino kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin LDII Tulang Bawang lima tahun ke depan.
Musda kali ini mengangkat tema “Penguatan SDM Profesional Religius untuk Kabupaten Tulang Bawang yang Aman, Mandiri, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi penegas arah gerak organisasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berkontribusi nyata bagi daerah.
Penutupan Musda dilakukan langsung oleh Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi jalannya Musda VI yang tertib, demokratis, dan menghasilkan keputusan strategis bagi kemajuan organisasi serta kemaslahatan umat.
Aditya menyebut, Musda VI LDII Tulang Bawang menjadi Musda pertama di lingkungan DPW LDII Lampung pada tahun 2026. “Setidaknya ada enam DPD lagi yang masa kepengurusannya akan berakhir tahun ini dan segera melaksanakan musda. Ini menjadi yang pertama dan insya Allah menjadi contoh baik bagi daerah lain ke depan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kehadiran Bupati Tulang Bawang saat pembukaan sebagai simbol kuatnya sinergi antara LDII dan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis tersebut harus terus dirawat dan ditingkatkan. “Saya berharap ketua terpilih dan seluruh pengurus masa bakti hingga 2031 menjadikan momentum ini sebagai motivasi dan penggerak semangat dalam mengemban amanah,” tambahnya.
Dalam arahannya, Aditya menekankan pentingnya strategi komunikasi di era organisasi modern. Ia mengimbau pengurus baru untuk aktif mengimplementasikan 8 Program Pengabdian LDII yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. “Mana yang bisa dilakukan, segera lakukan. Untuk pengabdian yang bisa langsung dirasakan warga dan masyarakat, jangan menunggu semuanya sempurna,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Tulang Bawang terpilih, H. Sutino, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan organisasi secara kolektif kolegial. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan dalam LDII bukanlah peran individu semata, melainkan kerja bersama yang dilandasi musyawarah dan tanggung jawab kolektif. “Organisasi ini adalah organisasi kolektif kolegial. Pengambilan keputusan dan tanggung jawab dijalankan bersama, bukan oleh individu secara dominan,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pengurus untuk segera membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Bahkan, sehari setelah Musda, pihaknya telah menjadwalkan silaturahim dengan Ketua DPRD Tulang Bawang sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi.
Musda VI ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari unsur pengurus DPW LDII, pengurus pleno DPD, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang, serta Ketua PAC LDII se-Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Tulang Bawang, tokoh lintas agama dari MUI, Muhammadiyah, NU, dan FKUB, Forkopimcam, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen pengabdian, Musda VI LDII Tulang Bawang diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi dalam berkontribusi nyata bagi terwujudnya Tulang Bawang yang aman, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
















