Lampung Selatan (2/5). Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dimanfaatkan DPW LDII Provinsi Lampung untuk terus mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Ketua DPW LDII Lampung dalam pembukaan SMARTRIS XII (Semarak SMA Tri Sukses) yang diselenggarakan oleh SMA Tri Sukses pada 1–3 Mei 2026.
Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, H. Heri Sensustadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan pentingnya membangun keseimbangan antara nilai keagamaan dan prestasi dalam proses pendidikan. “Nilai agama dan prestasi harus berjalan seiring agar terbentuk generasi yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pembinaan ekstrakurikuler di SMA Tri Sukses yang dinilai aktif dan mampu menghasilkan berbagai karya serta prestasi siswa. Menurutnya, kegiatan seperti SMARTRIS menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang pembinaan yang menyeluruh bagi generasi muda. “Pembinaan yang berkelanjutan perlu terus diperkuat agar mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” tambahnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Riduan Agus, menyampaikan bahwa SMARTRIS XII menjadi ajang pengembangan potensi sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar dari berbagai jenjang. “Kegiatan ini diikuti peserta dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA/SMK se-Provinsi Lampung sebagai wadah untuk mengembangkan bakat dan potensi generasi muda,” jelasnya.
Berbagai cabang kegiatan digelar dalam SMARTRIS XII, meliputi bidang olahraga, keagamaan, akademik, dan seni. Selain itu, turut diselenggarakan bazar dan pameran karya siswa yang menampilkan hasil kreativitas dari 14 ekstrakurikuler. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menghasilkan karya nyata dan prestasi.
Kepala SMA Tri Sukses, Johan Wahyudi, menyampaikan bahwa sekolah terus berkomitmen membangun pendidikan yang terintegrasi antara akademik, agama, dan karakter. “Kami menanamkan 29 karakter luhur sebagai fondasi dalam membentuk siswa yang berakhlak dan berprestasi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pembinaan generasi muda dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang profesional religius, berkarakter kuat, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
















