Bandar Lampung (26/10). M. Aditya kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Lampung masa bakti 2025-2030. Penetapan ini menjadi hasil utama Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Lampung yang dihelat di Grand Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Sabtu (25/10).
Puncaknya, prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan panji organisasi dari Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, kepada M. Aditya sebagai ketua terpilih. Setelah resmi dikukuhkan, M. Aditya juga membacakan struktur kepengurusan DPW LDII Lampung yang baru untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, M. Aditya menegaskan bahwa Muswil bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja nyata kepengurusan yang baru. Untuk itu, diperlukan soliditas, kekompakan, kerukunan, dan inovasi-inovasi yang baru sehingga bisa memberikan kontribusi yang nyata bagi provinsi Lampung.
“Kami berharap kepengurusan yang baru dilantik bisa membantu dalam menguatkan dan menyukseskan 8 klaster pengabdian LDII untuk bangsa. Karena, permasalahan pastinya kita tidak akan semakin sedikit, justru semakin tahun semakin banyak hal yang perlu kita selesaikan dan kita tingkatkan,” tegasnya. “Mari bersama-sama kita jadikan Provinsi Lampung menjadi provinsi yang maju dan lebih baik lagi.”
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, turut menyampaikan apresiasinya atas kelancaran Muswil VIII LDII Lampung. “Saya bersyukur sekali LDII mampu menyelesaikan tugas 5 tahunannya. Saya mengapresiasi karena hanya organisasi yang sehat yang mampu melaksanakan konsolidasi dengan baik seperti ini,” ujar Chriswanto.
Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan jauh lebih berat, terutama menghadapi kondisi geo-ekonomi dan geo-politik global yang semakin sulit. Oleh karena itu, ia berpesan agar LDII fokus menjaga stabilitas dan berkontribusi positif untuk negeri.
“Harapan saya, pengurus DPW yang baru harus mampu mempelajari kondisi lingkungan yang strategis di sekitarnya, sehingga mampu merumuskan program yang sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, KH Chriswanto juga tidak lupa memberikan wejangan kepemimpinan. Menurutnya, seorang ketua bukan menanamkan kekuasaan, tetapi membangun kepercayaan.
“Untuk membangun tim yang solid, ada 4 hal yang harus dilakukan seorang pengurus, yaitu yang pertama mementingkan kepentingan umum atau organisasi daripada kepentingan pribadi. Kedua, selalu berpikiran positif. Ketiga, komunikasi secara intens, dan keempat adalah taat asas,” jelasnya.
“Kami mengapresiasi panitia dan DPW LDII Lampung. Pertahankan kerukunan, pertahankan kerja sama yang baik. Tugas baru menanti Anda, kibarkan panji setinggi-tingginya sebagai wujud kontribusi LDII untuk bangsa,” tutup Chriswanto.

















