Bandarlampung (27/2) Keputrian DPD LDII Bandarlampung melaksanakan kegiatan Pengajian Khusus bagi remaja putri, khususnya yang beranjak ke usia menjelang balihg.
Pandemi memaksa panitia melaksanakan pengajian secara daring di Masjid- masjid binaan LDII Bandarlampung, Alfi Nur Azizah menyampaikan pembinaan kepda generasi penerus terutama taharah perlu di laksanakan “kami berharap pelaksanaan pengajian secara tatap muka, namun demi keselamatan bersam kami laksanakan secara daring, karena taharah dengan ibadah tidak dapat dipisahkan”. paparnya selaku ketua panitia
Semua umat, terutama muslim memiliki kewajiban untuk Ibadah terutama ketika masa baligh sudah tiba. Lalu kapan sih seseorang itu dikatakan sudah baligh atau memiliki kewajiban beribadah? Mari simak ulasan beriku ini.
Hj Enny Julianti selaku pemateri menyampaikan pentingnya pendidikan sejak dini tentang taharah, “Baligh adalah waktu seseorang sudah memiliki kewajiban untuk ibadah, Bagi wanita tanda yang paling bisa paling diketahui adalah haid. Nah haid pertama kali inilah yang menjadikan dan menandakan wanita sudah baligh. Wajib mengerjakan sholat 5 waktu, dan kewajiban-kewajiban yang harus dikerjakan sesuai Qur’an dan Hadits”. ungkap perempuan yang juga sebagai salah satu Dewan Asatidz Ponpes Nurul Huda.
“Ada orang yang disiksa bukan karena dosa besar, ia mereka disiksa! mengapa? Karena tidak bisa menjaga najis dan hobi mengadu domba, Mereka terancam mendapat siksa kubur,Tidak ada toleransi bagi orang yang tidak bisa menjaga kesucian, Meski hanya memiliki najis seujung jarum dan dibawa ketika sholat maka terancama siksa”, simpulnya
Oleh karena itu sebagai muslim wajib untuk menjaga kesucian diri, tempat sholat dan alat-alat yang digunakan untuk sholat, Untuk keterangan lebih lanjut boleh tanya kepada guru ngajinya masing-masing. (Ifa/Lines Lampung)

















