Kotabumi (17/9). Ketua DPD LDII Kabupaten Lampung Utara, H. Sutikman, bersama Wakil Ketua Sumijo dan Sekretaris Widodo Febriantoni menghadiri Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lampung Utara yang digelar di Gedung Pusiban Agung, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Sabtu (6/9).
Muskerda ini bertujuan mengevaluasi kinerja MUI, sekaligus membahas program-program yang belum terlaksana. Selain itu, forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran MUI dalam membina umat Islam serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, yang membuka Muskerda secara resmi, menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umaro. Menurutnya, kolaborasi keduanya sangat berpengaruh terhadap kelancaran pemerintahan dan stabilitas keamanan menuju Lampung Utara yang bermartabat.
Sementara itu, Ketua MUI Lampung Utara, KH. M.N. Qomarudin, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan membangun komunitas yang solid. “Kami berharap Muskerda ini dapat meningkatkan sinergi antara MUI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Lampung Utara yang aman, harmonis, dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, MUI bersama pemerintah daerah, Forkopimda, ormas Islam, mahasiswa, dan tokoh pemuda menyampaikan enam pernyataan sikap, yakni:
Menolak aksi unjuk rasa anarkis, Mengedepankan penyampaian pendapat secara damai, Mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan masalah, Mengedepankan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat, Menolak tindakan penjarahan dan perusakan, dan Mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkokoh persatuan dan kedamaian.
Muskerda juga dihadiri Ketua DPRD Lampung Utara, Kapolres Lampung Utara, Ketua IWO Lampung Utara, Ketua PWI Lampung Utara, para tokoh agama, ormas Islam, serta tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap komitmen bersama menjaga kondusivitas daerah.

















