Bandar Lampung (28/10). Pengurus dan perwakilan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Lampung mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pencegahan Radikalisme terhadap Kaum Perempuan”, yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Lampung di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Senin (27/10).
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta perempuan yang berasal dari berbagai organisasi wanita di Provinsi Lampung. Acara dipandu oleh Ketua LAKH PWI Lampung, Kusmawati, serta dihadiri oleh jajaran Ditbinmas Polda Lampung, akademisi dari berbagai perguruan tinggi, dan perwakilan organisasi perempuan.
Mengusung tema “Penanggulangan Radikalisme terhadap Kaum Perempuan”, kegiatan FGD ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, yaitu Prof. Abdul Syukur (Dekan Fakultas Dakwah), Siti Mariamah, dan Meilani Indra Dewi. Para narasumber membahas strategi pencegahan radikalisme serta peran penting perempuan dalam memperkuat ketahanan sosial terhadap pengaruh paham radikal dan intoleran.
Dalam sambutannya, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol V. Thirdy Hadmiarso menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga dan menjadi benteng utama dalam mencegah penyebaran paham ekstremisme.
“Pencegahan radikalisme harus dimulai dari lingkungan keluarga. Kaum perempuan memiliki peran penting dalam mendidik generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Perwakilan LDII Provinsi Lampung, Hj. Agriyanti Komalasari, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap upaya Polda Lampung dalam mencegah radikalisme di kalangan masyarakat, khususnya perempuan.
“Kami dari LDII Lampung sangat mendukung kegiatan ini. Perempuan memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menjaga keluarga dan lingkungan dari pengaruh negatif paham radikal. LDII terus berkomitmen berperan aktif dalam pembinaan akhlak, penguatan wawasan kebangsaan, serta moderasi beragama,” tutur Agriyanti.
Ia menambahkan, melalui berbagai kegiatan majelis taklim dan pembinaan perempuan, LDII senantiasa mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang berkarakter, cinta damai, dan berjiwa nasionalis.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga kondusivitas dan kedamaian di Provinsi Lampung,” pungkasnya.


















Pembinaan karakter luhur generasi muda memperkuat daya juang dan kesatuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045