Natar (11/1). Upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan oleh instansi pemerintah. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pemanggilan juga secara konsisten menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi para warganya.
Program ini dilaksanakan satu bulan sekali secara bergilir dari satu majelis taklim ke majelis taklim lainnya. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan gula darah, asam urat hingga kolesterol. Seluruh layanan ini diberikan secara gratis atau tanpa biaya sebagai bentuk kepedulian sosial LDII kepada masyarakat.
Ustadz Siswanto selaku penanggung jawab menjelaskan bahwa mereka sengaja mendatangi warga secara langsung agar layanan ini lebih merata. “Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga terpantau,” ujarnya.
Siswanto menjelaskan bahwa program ini bersifat fleksibel. Selain jadwal rutin bulanan, warga yang membutuhkan pemeriksaan darah secara mendesak dapat mengajukan permohonan langsung tanpa harus menunggu jadwal kunjungan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu warga mendeteksi dini kondisi tubuh mereka sebelum jatuh sakit.
Pria yang juga berprofesi sebagai pegawai di sebuah rumah sakit swasta ini menyampaikan bahwa deteksi dini adalah kunci pencegahan. “Agar warga yang sehat tetap sehat. Sedangkan warga yang sakit atau ada keluhan bisa segera diantisipasi dan dilanjutkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat,” tambahnya.
Untuk mendukung hal tersebut, PAC LDII Pemanggilan juga mendorong kemandirian tiap unit melalui program pengadaan tensi meter. Setiap majelis taklim diharapkan memiliki alat pengukur tekanan darah sendiri yang dapat digunakan sewaktu-waktu oleh warga.
Langkah ini diambil karena kesehatan fisik merupakan faktor pendukung utama dalam kelancaran beribadah. Siswanto menutup penjelasannya dengan menekankan korelasi antara fisik yang bugar dengan kekhusyukan ibadah.
“Dengan kesehatan yang terjaga, jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih maksimal dan tenang,” pungkasnya.

















