Bandar Lampung (7/6). Semangat berkurban warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Provinsi Lampung terus menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Tahun ini, sebanyak 1.541 ekor sapi dan 1.189 ekor kambing disiapkan untuk kurban oleh warga LDII yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya dengan tambahan 95 ekor sapi dan 122 ekor kambing.
Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, H. Aditya, dalam kegiatan Silaturahim Zulhijah yang digelar di Halaman Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Jumat (6/6), mengungkapkan bahwa kesuksesan tersebut tidak lepas dari budaya menabung dan semangat gotong royong yang terus ditanamkan di kalangan warga LDII.
“Selain banyak warga yang memelihara hewan sendiri, kami membiasakan budaya menabung sejak dini. Anak-anak di TK, TPA, dan majelis taklim sudah diajarkan menabung untuk berkurban. Begitu juga remaja dan dewasa,” ujar Aditya.
Ia menambahkan, semangat ini tumbuh bukan karena paksaan, melainkan sebagai bagian dari budaya dan pengamalan nilai keikhlasan yang diajarkan sejak dini. Estimasi nilai total dari hewan kurban yang disiapkan warga LDII tahun ini mencapai Rp38 miliar.

Lebih dari sekadar jumlah, capaian ini mencerminkan komitmen kuat warga LDII dalam menjaga tradisi ibadah kurban sebagai bagian dari identitas dan bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan yang sama, Aditya juga memaparkan delapan program kerja utama LDII yang mendukung kemajuan Indonesia, antara lain Penguatan rasa kebangsaan, Dakwah yang menyejukkan, Pendidikan berbasis agama dan teknologi, Ekonomi syariah berkeadilan, Kesehatan berbasis herbal, Ketahanan pangan dan lingkungan, Pengembangan teknologi digital, dan Pemanfaatan energi baru terbarukan. “Delapan program ini kami sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat daerah agar implementasinya tepat sasaran,” jelasnya.
Acara Silaturahim Zulhijah turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung H. Senen Mustakim, Assintel Kejati Lampung Fajar Gurindro, Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Lampung AKBP Didik Kurnianto, serta Ketua MUI KH. Suryani dan Sekretaris Kwarda Lampung H. Mubasit. Tak ketinggalan hadir pula para pengurus FKUB, tokoh lintas agama dari Keuskupan, PGIW, Walubi, dan PHDI.
Kehadiran tokoh-tokoh lintas agama ini memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Provinsi Lampung.

















