Tulang Bawang (16/02). Kejari Kabupaten Tulang Bawang gelar sosialisasi Penerangan Dan Penyuluhan Hukum dengan tema : Pemantapan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan bagi warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Tulang Bawang.
Terselenggaranya acara ini adalah tindak lanjut dari hasil audiensi pengurus LDII Tulang Bawang ke Kejaksaan Negeri Tulang Bawang 2 hari sebelumnya pada tanggal 14 Februari 2023.
Antusias generasi Muda LDII dalam menyambut kehadiran rombongan Kejari ini cukup besar, terlihat dari sejumlah 200 peserta meliputi siswa siswi pondok pesantren Alhuda, SMP dan SMA IT Budi Luhur Kekatung yang sudah duduk rapi di dalam masjid Alhuda kekatung bahkan 2 jam sebelum mulainya acara.
Acara sambutan dibuka oleh Sutino, S.Pd.I. berharap terjalinnya shilaturrohim antara Kejaksaan Negeri Tulang Bawang dan Warga LDII mengingat LDII Tulang Bawang juga menaungi dua pondok pesantren. Baik di wilayah Dente Teladas, dan satu lagi di Catur Karya Tulang Bawang.
Rahmat Djati Waluyo, S.H. dari Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulang Bawang menyampaikan permohonan maaf karena mengira perjalanan hanya memerlukan waktu 2 jam. “saya kira 2 jam, tapi saya lupa tidak memperhitungkan jika kemarin habis hujan dan akses jalan yang sulit (melewati jalan kebun Tebu PT. Indolampung) dan mobil kami pun 2 kali keplater. Kami berangkat jam setengah tujuh, sampai disini hampir jam sebelas siang”, jelasnya.
Mirza Amrullah, S.H. dari Subbag Intel Kejaksaan Negeri Tulang Bawang memaparkan materi tentang kemajuan teknologi dan cara menyikapinya. “Sekarang ada teknologi Artificial Intelligence, atau A.I. atau robot. Bahkan profesi tukang parkir pun sekarang terancam dengan adanya auto parking, nantinya juga ada drone untuk pertanian. Ini berarti mengancam kehidupan manusia jika kedepannya tidak disikapi dengan baik”, tutur Mirza.
Meskipun begitu, menurut Mirza perkembangan teknologi tidak perlu kita sikapi dengan kekhawatiran dan ketakutan yang berlebihan. Justru kita perlu terus belajar dan menggali potensi diri kita.
Acara ditutup dengan foto bersama pengurus LDII, dan Siswa siswi Pondok Pesantren beserta Siswa siswi SMP-SMA IT Budi Luhur. (Rizqi-Ayub/LINES Lampung)


















