Bandar Lampung (3/6). LDII Kota Bandar Lampung komitmen dalam upaya mencetak generasi emas yang profesional religius. Hal itu disampaikan oleh Dewan Penasihat DPD LDII Kota Bandar lampung, H. Fahdian Iskandar saat memberikan arahan kepada 200-an muballigh-muballighot pada Minggu (1/6) dalam “Bimbingan Teknis Penyusunan Soal Asesmen Sumatif dan Pengisian Rapor” di Masjid Hisbullah, Labuhan Dalam.
H. Fahdian menyoroti perlunya dukungan dari berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, termasuk dukungan dari ormas Islam LDII. “Untuk itu, pembinaan generasi muda sejak usia dini menjadi fokus kita Bersama di LDII. Caranya melalui Pendidikan umum baik formal maupun non formal, Pendidikan keagamaan, dan Pendidikan akhlak budi pekerti melalui penerapan 29 karakter luhur,” ujarnya.
Oleh karena itu, H. Fahdian mengingatkan pentingnya peran pengelola TPA/TPQ dan muballigh-muballighot sebagai ujung tombak pelaksana pembinaan generasi muda. “Kegiatan bimtek ini adalah usaha bersama dalam meningkatkan tata pengelolaan dan pelayanan di tingkat majelis taklim di lingkungan LDII Bandar Lampung,” tambahnya.
Tak hanya soal manajerial, H. Fahdian juga mengajak para peserta untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebagai juru dakwah. “Untuk berdakwah di tengah umat, seorang dai harus memiliki kualitas keilmuan, spiritualitas (ruhiyah), dan kemampuan retorika yang baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung ini juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip-prinsip dakwah yang humanis dan penuh kasih sayang. Ia mencontohkan dua prinsip utama, yakni alqudwah qabla dakwah (memberi keteladanan sebelum berdakwah) dan attalif qabla ta’rif (membangun komunikasi yang lembut sebelum memberi pengenalan atau penjelasan tentang Islam).
“Tundukkan hati umat dengan kasih sayang dan akhlak. Rasulullah SAW selalu menaklukkan hati manusia sebelum menyampaikan ajaran Islam,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi LDII dalam memperkuat pondasi moral dan keagamaan generasi penerus bangsa, menuju Indonesia Emas yang bermartabat dan berakhlak mulia.

















