Jakarta (12/4). Pelatihan Hisab Rukyat angkatan ke-3, diikuti 46 peserta perwakilan 16 DPW dilaksanakan di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Jakarta Timur pada tanggal 12-13 April 2023.
Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kiprah LDII dalam hal pengamatan hilal, yang semula hanya sebagai penonton.
LDII telah memiliki 53 tim pemantau yang tersebar pada 23 DPW dan masing-masing tim memiliki alat yang mendukung.
Diharapkan tim hilal LDII dapat berperan aktif dalam pemantauan hilal pada tempat-tempat pemantauan yang ditetapkan oleh pemerintah dan bekerja sama dengan berbagai pihak yang berkompeten.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP LDII, Ir. KH. Chriswanto Santososo, M.Sc secara daring, menekankan pada seringnya terjadi perbedaan penentuan penanggalan hijriyah, LDII merasa perlu untuk ikut serta dalam pengamatan hilal karena menyangkut dengan pelaksanaan ibadah-ibadah yang penting. “LDII tidak mempermasalahkan perbedaan yang terjadi dalam hal penentuan hilal, karena itu merupakan suatu keniscayaan, Justru diharapakan kehadiran LDII dapat menengahi perbedaan itu”. Sambut nya.
“LDII sebetulnya memiliki banyak ahli astronomi, akan tetapi jika kurang terlatih dalam hal praktek akan kesulitan juga untuk dapat melihat hilal. Untuk itu LDII memperbanyak tenaga terlatih untuk mengisi kekurangan tersebut”. Jelasnya lebih lanjut
Selebihnya, KH Chriswanto berpesan agar Para tim yang dilatih supaya sering berlatih menggunakan alat dan melakukan pengamatan agar semakin terbiasa dan terlatih.
Pada saat melakukan pemantauan, tim yang dibentuk supaya melakukannya sesuai dengan kaidah falakiyah dan bisa mendokumentasikan hasil pemantauan sebagai bukti bahwa tim telah melakukan pemantauan sesuai dengan prosedur dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Alat yang dimiliki oleh LDII supaya disa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dirawat dengan baik dan tidak sembarang orang menggunakannya, hanya orang terlatih yang boleh menggunakannya”. Tutupnya.
Turut berpartisipasi, DPW LDII Provinsi Lampung mengirimkan tiga orang perwakilannya yaitu Ustadz Johan Wahyudi, S.Pd.I dan dua orang kader muda yaitu Destiawan, S.Kom., dan Abdul Hafidz, S.Pd.(Lines Lampung)

















