Kalianda (2/2). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) awal tahun 2026 di Masjid Baitul Haq, Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, pada Minggu (1/2). Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus harian DPD, PC, hingga PAC LDII se-Kabupaten Lampung Selatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas pengurus dari tingkat kabupaten hingga desa.
Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Pengurus dan Tata Kelola Organisasi untuk Mewujudkan Program Kerja LDII Lampung Selatan Tahun 2026 yang Efektif Terpadu”, Rakorda ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM pengurus, dengan harapan dapat meningkatkan kontribusi nyata LDII bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Ketua DPD LDII Lampung Selatan, H. Sugiono, dalam arahannya menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar program kerja organisasi menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Pengurus LDII harus selalu eksis dan berkontribusi pada masyarakat dan pemerintah. Keberadaan LDII harus bisa memberi manfaat bagi sesama,” tegas Sugiono.
Menambahkan arahan tersebut, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan pesan khusus mengenai etika komunikasi di era digital. Ia mengimbau seluruh pengurus agar bijak dalam bermedia sosial dan menghindari pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan atau ketidaknyamanan publik.
Selain sesi pengarahan, agenda yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB ini diisi dengan pemaparan laporan kegiatan dari masing-masing Pimpinan Cabang (PC). Laporan tersebut menunjukkan keberhasilan LDII dalam menjalin sinergi harmonis dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran TNI dan Polri di berbagai tingkatan.
Sebagai organisasi dakwah, LDII Lampung Selatan berkomitmen untuk terus mengedepankan misi dakwah yang sejuk dan moderat dalam setiap lini kegiatannya.

















