Natar (6/1). Memasuki awal tahun 2026, PAC LDII Desa Pemanggilan mengadakan pengajian rutin khusus bagi warga lanjut usia (lansia) di Masjid Baitul A’la, Natar, Lampung Selatan, pada Senin (5/1). Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman agama serta membantu para lansia agar bisa beribadah dengan lebih mantap dan benar sesuai ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadist.
Program bimbingan ini merupakan hasil kolaborasi antara PAC LDII Pemanggilan dengan PAC LDII Hajimena dan Sidosari. Sinergi ini dilakukan untuk memperkuat pembinaan agama bagi lansia di lingkungan sekitar agar bisa dilakukan secara bersama-sama.
Ustaz Karsono, yang mengisi materi dalam pertemuan tersebut, mengajak para peserta untuk tetap semangat di usia senja. Ia menjelaskan bahwa belajar agama tidak mengenal batas usia. Menurutnya, memahami makna Al-Qur’an sangat penting agar setiap solat dan doa yang dilakukan terasa lebih tenang dan membawa keberkahan.
Menariknya, pengajian ini tidak hanya berisi ceramah saja. Para lansia juga mendapatkan bimbingan praktik langsung dari para ustaz dan ustazah. Mereka dibantu untuk mengecek kembali bacaan Al-Qur’an, pendalaman doa dan dzikir harian, hingga mempraktikkan gerakan solat yang benar. Hal ini dilakukan agar para lansia merasa lebih yakin bahwa ibadah mereka sudah sempurna.

Ketua PAC LDII Pemanggilan, Setiarso, menjelaskan bahwa pendampingan ini adalah bentuk kepedulian LDII terhadap kebutuhan ibadah kelompok lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus. Ia berharap, meski fisik sudah tidak sekuat dulu, semangat para lansia dalam mencari pahala tidak boleh luntur.
“Kami ingin mendampingi para lansia kita agar ibadahnya selalu terjaga. Jika ilmunya benar, hati pun akan merasa lebih bahagia dan tenang dalam menjalani masa tua,” tutur Setiarso.
Sebagai penutup, kegiatan pengajian rutin ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana belajar agama, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang mampu menjaga kesehatan dan semangat sosial para lansia. PAC LDII Pemanggilan berkomitmen untuk terus menjalankan program ini secara konsisten sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang religius dan sejahtera.
















