Pringsewu (7/8). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan Seminar Stunting dan Gizi Keluarga bertema “Cegah Stunting, Membangun Generasi Sehat dan Cerdas untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045” di Masjid Baitul Izza, Pringsewu.
Acara yang dihadiri lebih dari 300 peserta perempuan usia produktif dan pranikah ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Badan Kesbangpol Pringsewu, Indra Heriyadi, mewakili Kepala Badan Kesbangpol. Turut hadir Sekretaris DPW LDII Provinsi Lampung, Drs. Heri Sensustadi.
Seminar menghadirkan dua narasumber, yakni Almira Nabila Fauzi, B.Bus, Com, anggota DPD RI perwakilan Lampung, dan dr. Tutik Ernawati, M.Gizi, Sp.GK dari RSUD Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung.
Ketua DPD LDII Pringsewu, Dian Arif Rahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga terhadap stunting, penyebab, serta langkah pencegahannya. “LDII sebagai ormas keagamaan berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Ini sejalan dengan misi LDII dalam membentuk generasi profesional religius: sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW LDII Lampung, Drs. Heri Sensustadi, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari 8 klaster pengabdian LDII untuk bangsa, khususnya dalam bidang kesehatan. “Seminar ini juga menjadi rangkaian kegiatan Goes to Muswil VIII DPW LDII Lampung yang akan digelar Oktober 2025 mendatang,” jelasnya.
Menanggapi kegiatan tersebut, Indra Heriyadi mewakili Pemerintah Daerah Pringsewu menyampaikan apresiasi kepada LDII. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi ormas dalam mendukung pemerintah menurunkan angka stunting. Kami menyambut baik dan mengajak warga LDII untuk memeriahkan HUT ke-80 RI melalui pembagian bendera merah putih sebagai bentuk nasionalisme,” ungkap Indra.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan pembagian bendera merah putih kepada peserta. Pembagian dilakukan oleh Badan Kesbangpol Pringsewu, Annisa LDII Pringsewu, serta Senator Almira Nabila Fauzi.

















