Tulang Bawang Barat (23/1). Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tulang Bawang Barat, pengurus harian LDII Tubaba melakukan audiensi dengan Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, di rumah dinas Bupati, Kamis (22/1).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, Ketua DPD LDII Tubaba, H. Fariz Waladin Sholih, menyampaikan sejumlah rencana kegiatan dan persiapan menjelang Musda III yang akan digelar dalam waktu dekat. Audiensi ini menjadi wadah koordinasi antara penyelenggara Musda dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba serta upaya memperkuat sinergi antara LDII dan pemerintah daerah.
H. Fariz Waladin Sholih juga menyampaikan bahwa Musda LDII Tubaba akan menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menyusun program kerja baru yang lebih komprehensif dan berdampak luas bagi pembinaan umat di daerah.
“Kami berharap Musda yang akan datang dapat berjalan dengan lancar, menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang kuat, serta menjadi wadah pemberdayaan umat yang lebih efektif. LDII siap berkontribusi dalam menciptakan keharmonisan, mendukung pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas keagamaan di Tubaba,” ujar H. Fariz Waladin Sholih.
Sementara itu, Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, menyampaikan dukungan penuh terhadap persiapan Musda LDII Tubaba. Bupati menghargai peran LDII dalam kegiatan sosial dan keagamaan di Kabupaten Tubaba dan berharap agar organisasi ini terus berkembang menjadi mitra aktif pemerintah dalam upaya pembinaan masyarakat.
“Musda merupakan forum penting dalam organisasi. Saya mengapresiasi komitmen LDII Tubaba untuk terus membangun kontribusi positif bagi umat dan daerah. Pemerintah daerah mendukung proses ini agar berjalan baik dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” kata Bupati Novriwan Jaya.
Audiensi ini pun menjadi simbol kuatnya kemitraan strategis antara ulama dan pemerintah dalam mengawal kemajuan Tubaba. Melalui kesepahaman tersebut, LDII dan Pemerintah Kabupaten sepakat untuk memastikan setiap program kerja yang lahir dari Musda nanti dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.

















