Bandar Lampung (27/1). Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Lampung resmi menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VI pada Sabtu (24/1). Forum tertinggi organisasi tingkat provinsi ini menjadi agenda penting untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban periode sebelumnya serta menyusun rencana kerja sebelum menentukan kepengurusan baru untuk masa bakti lima tahun mendatang.
Acara yang dihadiri oleh seluruh perwakilan pengurus kabupaten/kota se-Provinsi Lampung ini dibuka oleh Sekretaris Umum PB PERSINAS ASAD, Weda Hendragiri, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Ketua Umum PB PERSINAS ASAD, Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Si.
Dengan mengusung tema “Membangun Pesilat Profesional Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur”, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyelaraskan visi daerah dengan hasil ketetapan Musyawarah Nasional (Munas) VI yang baru saja usai. Momentum ini digunakan sebagai wadah konsolidasi internal guna memastikan transisi kepemimpinan berjalan dengan semangat profesionalisme dan kekeluargaan.
Sekretaris Umum PB PERSINAS ASAD, Weda Hendragiri, dalam sambutannya saat membuka acara, menekankan bahwa siapapun yang nantinya diamanahi sebagai pengurus baru harus mampu membawa perubahan signifikan pada tata kelola organisasi. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan prestasi atlet di gelanggang sangat bergantung pada manajemen pengurus yang tertib dan transisi kepemimpinan yang lancar.
“Penting adanya sinergi antara pengurus pusat dan daerah, serta penguatan komunikasi organisasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan program kerja. Musprov ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan penguatan pondasi agar PERSINAS ASAD Lampung semakin berkontribusi nyata bagi pencak silat Indonesia,” tegas Weda Hendragiri di hadapan para delegasi.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Lampung, H. Iswahyudi, menambahkan bahwa sebelum estafet kepemimpinan diserahkan kepada pengurus baru yang akan dipilih dalam sidang pleno nanti, pihaknya ingin memastikan arah perjuangan organisasi sudah terpetakan dengan jelas melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk IPSI.
“Silaturahmi dan koordinasi yang telah kita lakukan dengan IPSI adalah bagian dari persiapan agar pengurus berikutnya memiliki pijakan yang kuat. Kami ingin memastikan pembinaan pesilat di Lampung berjalan berkelanjutan dan terus meningkat, sehingga siapapun yang terpilih nanti bisa langsung bekerja melanjutkan program-program unggulan kita,” ujar H. Iswahyudi.
Rangkaian acara saat ini terus bergulir dengan suasana penuh kebersamaan melalui agenda sidang pleno pembentukan komisi-komisi. Seluruh delegasi dari tingkat kabupaten dan kota tampak antusias memberikan masukan untuk merumuskan garis-garis besar kebijakan organisasi.
Keberhasilan Musprov VI diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam mencetak generasi pesilat Lampung yang berkarakter luhur, berilmu, dan mandiri, sebelum nantinya struktur kepemimpinan baru ditetapkan secara resmi untuk membawa PERSINAS ASAD Lampung menuju prestasi yang lebih gemilang.

















