Bandar Lampung (23/7). Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh generasi muda LDII Kota Bandar Lampung. Mutiara Aziza Ramadhani berhasil meraih IPK sempurna 4,00, dan dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik I Program Pascasarjana Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (Unila) serta Wisudawan Terbaik III Tingkat Universitas pada Wisuda Periode IV Tahap I Tahun Akademik 2024/2025.
Dalam prosesi wisuda yang digelar tahun 2025 ini, Mutiara tidak hanya membawa pulang gelar Magister Manajemen, tetapi juga mengharumkan nama keluarga, almamater, dan warga LDII Kota Bandar Lampung. “Alhamdulillah, ini semua berkat doa orang tua, bimbingan para dosen, dan semangat pantang menyerah,” ujar Mutiara penuh syukur.
Putri dari H. Ikhwan Fauzi, yang juga merupakan anggota Dewan Penasehat DPD LDII Kota Bandar Lampung, ini menuturkan bahwa pencapaian akademiknya tak lepas dari peran besar keluarga. Ia dengan tulus mempersembahkan penghargaan dan gelar yang diraihnya untuk kedua orang tua dan seluruh anggota keluarganya yang selalu menjadi sumber semangat dan dukungan.
“Penghargaan ini saya persembahkan sepenuhnya untuk orang tua dan keluarga saya. Mereka adalah orang-orang yang selalu mendoakan, menyemangati, dan mendampingi saya di setiap proses perjuangan,” ungkap Mutiara penuh haru.
Lebih dari sekadar mengejar angka dan predikat, Mutiara menekankan bahwa perjalanan pendidikannya didasari oleh niat untuk menuntut ilmu yang bermanfaat. “Selama perkuliahan, saya tidak menjadikan IPK sebagai tujuan utama. Saya ingin ilmu yang saya peroleh dapat benar-benar saya pahami, dan suatu saat bisa memberi manfaat bagi orang lain, baik dalam lingkungan kerja, masyarakat, maupun keluarga,” tambahnya.
Sikap rendah hati dan visi ke depan yang ditunjukkan Mutiara menjadi gambaran nyata bahwa prestasi sejati tidak hanya diukur dari nilai akademis, tetapi juga dari kesungguhan hati dalam belajar dan keinginan untuk berbagi manfaat.
Keberhasilan Mutiara juga menjadi bukti nyata bahwa dengan niat yang tulus, semangat belajar yang tinggi, dan doa orang tua, generasi muda mampu meraih prestasi luar biasa tanpa meninggalkan akhlak dan karakter unggul. Semoga kisah Mutiara menginspirasi generasi penerus untuk terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh dan menjadikan prestasi sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

















