Bandar Lampung (28/1). Lebih dari 300 warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari PC Kecamatan Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Rajabasa, Kedaton, Way Halim dan sekitarnya memadati Masjid Hisbullah, Kelurahan Labuhan Dalam, Bandar Lampung. Mereka mengikuti Pengajian Akbar yang diselenggarakan DPD LDII Kota Bandar Lampung pada Minggu (25/1) lalu.
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahim sekaligus penguatan akidah di tengah derasnya tantangan zaman. Antusiasme jamaah terlihat sejak pagi hari, menandakan tingginya semangat warga LDII untuk terus menimba ilmu agama.
Dalam sesi pemaparan materi, Anggota Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah LDII Provinsi Lampung, Ustadz Nurcahyo, menekankan pentingnya kewaspadaan umat Islam terhadap berbagai pengaruh negatif yang berpotensi mengikis akidah. Menurutnya, pengaruh tersebut tidak hanya datang dari luar Islam, tetapi justru dapat muncul dari internal umat Islam sendiri.
“Pengaruh itu bisa berupa pendangkalan pemahaman agama, seperti ungkapan ‘ngapain salat kalau hatinya masih tidak baik dan dengki’ atau ‘tidak apa-apa tidak berhijab yang penting hatinya bersih’. Pemahaman seperti ini sangat berbahaya dan bisa menjadi racun yang berpotensi merusak akidah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya terus menuntut ilmu agama meski di tengah keterbatasan waktu dan kesibukan dunia. Nurcahyo menyebut, salah satu tanda akhir zaman adalah dicabutnya ilmu agama dari muka bumi, sementara manusia justru berlomba-lomba menguasai urusan dunia tanpa diimbangi pemahaman agama.
“Banyak orang pandai dalam urusan dunia, tetapi sangat minim pemahaman agama. Ini akan menjadi petaka bagi umat. Tanda-tanda tersebut semakin nyata dan mengisyaratkan semakin dekatnya hari kiamat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat seiring meningkatnya kemaksiatan dan degradasi moral. “Tahun yang akan datang cenderung lebih buruk dari tahun sebelumnya, jika tidak dibentengi dengan iman dan ilmu agama,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Dewan Penasihat DPW LDII Lampung, H. Antoni Prawiranegara, mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan ketakwaan sebagai benteng menghadapi kemerosotan moral dan akhlak manusia. Ia mengingatkan bahwa tujuan utama kehidupan seorang muslim adalah meraih rida Allah dan kebahagiaan di akhirat.
“Sebagai umat Islam, cita-cita mulia kita adalah mendapatkan rida Allah dan kenikmatan surga. Oleh karena itu, mari kita berikhtiar dengan memperbanyak mengaji dan mengerjakan amal saleh,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, H. Miftah Falah, berharap Pengajian Akbar tersebut dapat memperkuat keimanan dan ukhuwah warga LDII, sekaligus menjadi motivasi untuk istiqamah dalam menuntut ilmu agama. Ia menegaskan komitmen LDII untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.


















