Kalianda (13/1). DPD LDII Kabupaten Lampung Selatan terus mengokohkan perannya sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang terbuka, inklusif, dan aktif bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahim Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono, dengan jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (13/1).
Kedatangan rombongan LDII diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Agus Salim, di ruang kerjanya. Pertemuan ini difokuskan pada upaya bersama dalam meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat di Lampung Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Sugiono memperkenalkan profil LDII beserta berbagai program pembinaan dan pengabdian yang telah dijalankan, termasuk kolaborasi LDII dengan sejumlah ormas, unsur forkopimda, serta para tokoh masyarakat di Lampung Selatan.
Sebagai bentuk kontribusi nyata di bidang literasi, LDII juga menyerahkan Majalah Nuansa Persada tiga edisi terakhir untuk dipajang dan dijadikan koleksi Perpustakaan Daerah Lampung Selatan. “Harapannya, majalah ini dapat memberikan informasi yang berimbang mengenai kontribusi LDII kepada masyarakat sekaligus meningkatkan literasi mereka,” ujar Sugiono.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, Agus Salim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan LDII. “Ini menjadi hal yang luar biasa. Ormas keagamaan hadir langsung ke kantor kami dan menyerahkan majalah sebagai bahan bacaan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mempersilakan warga LDII maupun santri dari pondok pesantren LDII untuk berkunjung dan memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Daerah Lampung Selatan sebagai sarana peningkatan kemampuan literasi. “Perpustakaan terbuka untuk semua. Kami berharap kunjungan seperti ini dapat mendorong budaya baca, baik bagi warga LDII maupun masyarakat Lampung Selatan secara umum,” tambahnya.
Melalui silaturahim ini, LDII Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berilmu, dan berdaya saing. Sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi langkah strategis dalam membumikan budaya literasi sebagai fondasi peradaban, sejalan dengan semangat LDII untuk menghadirkan dakwah yang mencerahkan, karya yang nyata, serta kebermanfaatan yang dirasakan luas oleh masyarakat.

















