Bandar Lampung (14/11). Tanamkan nilai-nilai pancasila dan cinta lingkungan, Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Baitusshodiq, menggelar kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) untuk membangun dan mewujudkan generasi yang berkarakter dan professional religius, dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 11-14 November 2022 di PPM Baitusshodiq, Bandarlampung.
Kegiatan yang diikuti oleh 53 santri dengan tujuan utama santri memahami satu persatu makna dan nilai dari Pancasila sehingga hal tersebut dapat dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selaras dengan tujuan terselenggaranya kegiatan, tema CAI PPM Baitusshodiq 2022 yaitu “kekeluargaan, kerukunan, cinta sesama manusia, alam dan lingkungan”.
Pinisepuh PPM Baitusshodiq H. Suharno, menyampaikan bahwa santri pondok mahasiswa itu harus memiliki jiwa yang selalu berjuang, “hidup kita itu bisa berguna untuk bangsa dan negara dan juga santri ppm itu harus pol-polan untuk meningkatkan amalan-amalan di tiap harinya”, pesan guru besar Fakultas Teknik Universitas Lampung tersebut.
Lebih lanjut, guru besar yang berlatar belakang geofisika tersebut menekankan bahwa generasi muda juga ditanamkan agar menjadi generasi yang alim faqih, berakhlakul karimah dan mandiri atau disebut dengan tri sukses.
“Kemudian, para santri harus memiliki akhlakul karimah, yaitu bisa bergaul dengan baik sesama teman, tetangga secara sopan dan santun, serta memiliki kemandirian, baik itu mendiri dalam hal ibadah ataupun pekerjaan,”tutupnya.

Ketua PPM Baitusshodiq Tubagus Erwin Nurdiansyah, menyampaikan harapannya setelah materi ini selesai disampaikan, bisa diterapakan dalam kehidupan sehari-hari, Mengingat bahwa pemuda sekarang ini sangat rentan dengan pengaruh-pengaruh negatif, baik pengaruh perkembangan teknologi informasi maupun pergaulan bebas.
“Kami berharap para generasi muda khususnya untuk santri PPM Baitusshodiq benar benar tumbuh menjadi pemuda atau santri yang Profesional Religius, dan mampu berperan dalam membangun daerahnya masing-masing karena mayoritas santri berasal dari kabupaten luar Kota Bandarlampung,” tutupnya (Ayu/Aya, PPM Baitusshodiq)

















