Bandar Lampung, (11/10). Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Lampung menggelar Koordinasi Pra-Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII di Gedung Serba Guna DPW LDII Lampung, Sabtu, (11/10). Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memastikan seluruh persiapan, baik teknis maupun substantif, dapat berjalan lancar menjelang perhelatan akbar yang akan diselenggarakan pada 24-25 Oktober 2025 mendatang.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh elemen penting organisasi, mulai dari jajaran Dewan Penasihat Daerah (Wanhatda), pengurus harian DPW dan DPD LDII se-Provinsi Lampung, hingga perwakilan dari organisasi mitra seperti Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri, Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi), dan Persinas ASAD.
Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, Muhammad Aditya, dalam arahannya menegaskan bahwa fokus utama Muswil VIII nanti bukanlah sekadar suksesi kepemimpinan, melainkan perumusan program kerja yang strategis dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Di LDII itu yang utama adalah program kerjanya, terutama program kerja yang akan kita laksanakan selama lima tahun ke depan. Karena program inilah yang akan menjadi kontribusi nyata LDII bagi masyarakat dan kemajuan Provinsi Lampung,” tegas Aditya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara program kerja LDII dengan arah kebijakan pemerintah. Menurutnya, LDII sebagai organisasi kemasyarakatan harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
“Kami ingin LDII menjadi bagian dari solusi. Oleh karena itu, di Muswil VIII yang akan datang nanti, kami berharap dapat menyinkronkan program kerja organisasi dengan program Bapak Gubernur, terutama dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan religius,” tambahnya.
Selain membahas masalah teknis acara, koordinasi pra-muswil tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun soliditas antara para peserta Muswil dan panitia pelaksana.
Dengan adanya koordinasi ini, LDII Lampung optimistis Muswil VIII akan berjalan dengan lancar, sukses, dan demokratis sesuai dengan yang diharapkan.


















