Bandar Lampung (24/10). Provinsi Lampung menghadapi berbagai tantangan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Menyikapi hal tersebut, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Lampung akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII dengan tema “Penguatan SDM Berkarakter Luhur untuk Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema strategis ini ditegaskan kembali dalam acara Temu Media di Kantor DPW LDII Lampung, dan menjadi landasan perumusan program kerja LDII Lampung untuk lima tahun ke depan.
Muswil ini menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi yang bertujuan merumuskan arah program kerja LDII Lampung untuk lima tahun ke depan. Kegiatan ini juga akan menajamkan delapan bidang pengabdian LDII sebagaimana telah ditetapkan DPP LDII, yakni kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan dan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, mengatakan saat ini di bidang Ketahanan Pangan, LDII sudah memiliki kebun benih bersertifikat resmi yang pembangunannya berpusat di Blora. “Ada pula program Bioflok yang juga di jalankan LDII menyasar sampai ke tingkat desa. Salah satunya, di kelola oleh Pondok Pesantren Nurul Huda. Bahkan kami mendapat dukungan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KPP) untuk usaha tersebut,” terang Chriswanto.
Di bidang ekonomi syariah, LDII giat membantu UMKM dalam hal modal usaha, salah satunya dengan mendirikan BMT (Baitul Maal Wa Tamwil). Sedangkan dalam bidang Teknologi digital, LDII telah melakukan MoU dengan Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam rangka membantu warga kita dalam hal memanfaatkan teknologi digital untuk ekonomi berbasis rakyat.
“Dan Alhamdulillah, dari teknologi digital ini kami mengeluarkan Smart card sebagai salah satu pemanfaatan teknologi digital dalam bidang pendidikan, ada juga Smart Farming yang membantu dibidang ekonomi,” terangnya.
Terakhir dalam bidang energi baru terbarukan, LDII telah menerapkan Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) di beberapa pondok Pesantren binaan LDII. Hal ini merupakan langkah LDII yang secara aktif mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam pelestarian alam.
Untuk wilayah provinsi Lampung sendiri, Ketua Umum DPP LDII tersebut menilai bahwa LDII Lampung mampu menjalankan 3 program dari 8 Klaster di bidang Ketahanan Pangan, Teknologi Digital, dan Energi baru terbarukan kedepannya.
“Yang saat ini optimal dijalankan itu kan program-program di bidang Kebangsaan, Pendidikan, Keagamaan/Dakwah, dan Kesehatan. Saya berharap untuk 5 tahun ke depan, LDII Lampung mampu menambah program yang bisa di jalankan secara optimal,” kata Chriswanto.
Muswil VIII ini dipandang sebagai forum strategis, tidak hanya untuk suksesi kepemimpinan, tetapi juga untuk mengevaluasi dan merumuskan kembali arah kontribusi LDII bagi Lampung.
Sependapat dengan Chriswanto, Ketua DPW LDII Lampung, Muhammad Aditya, mengatakan bahwa sebelumnya Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela juga berharap LDII dapat membantu Provinsi Lampung khususnya di bidang ketahanan pangan, seperti komoditas Singkong yang menjadi Komoditas pangan terbesar Lampung.
“Muswil VIII ini adalah ikhtiar kami untuk membantu Pemerintah Lampung, terutama dalam merumuskan program-program prioritas yang dapat disinergkan dengan program pemerintah, serta memperkuat fondasi SDM di Lampung,” tegas Aditya, seraya menambahkan bahwa LDII siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan ormas lain melalui 8 klaster pengabdian.
Ketua Pelaksana Muswil VIII, Heri Sensustadi, menambahkan bahwa Muswil akan fokus membahas tujuh isu utama, antara lain pendidikan karakter, ketahanan gizi keluarga, kemandirian ekonomi syariah, kesehatan, dan teknologi digital, demi menghasilkan program prioritas yang bermanfaat bagi masyarakat Lampung.
Muswil VIII LDII Lampung dijadwalkan akan diikuti oleh seluruh utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 15 DPD LDII Kabupaten/Kota se-Lampung, serta diharapkan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur atau Wakil Gubernur Lampung dan dihadiri jajaran Forkopimda. Melalui forum ini, LDII Lampung berkomitmen untuk mewujudkan Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.


















