Bandar Lampung (26/10). Dalam upaya memperkaya wawasan kepemimpinan dan etika bermedia sosial, puluhan siswa SMP Al Shiddiqi Way Jepara, Lampung Timur, melakukan kunjungan edukatif ke Kantor DPW LDII Provinsi Lampung, Rabu (22/10). Rombongan yang didampingi sejumlah guru tersebut diterima langsung oleh Ketua DPW LDII Lampung, H. Aditya, didampingi Sekretaris H. Heri Sensustadi, dan Wakil Sekretaris Ahmat Nurdin.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program outing class bagi siswa kelas 8 dengan tema “Jejak Sejarah, Inspirasi Organisasi, dan Pesona Bahari Lampung.” Setelah dari Kantor DPW LDII Lampung, para peserta melanjutkan kegiatan ke Museum Lampung dan Pantai Mutun.
Ketua OSIS SMP Al Shiddiqi, Ikhwan Abdillah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan wawasan siswa secara utuh. “Kami ingin teman-teman mendapat pembelajaran nyata tentang perjalanan panjang LDII, meneladani semangat kepemimpinan dalam organisasi tersebut, serta mengenal sejarah dan keindahan Lampung,” ujarnya.
Ketua DPW LDII Lampung, H. Aditya, menyambut baik kegiatan tersebut. “Ini merupakan kunjungan perdana dari lembaga pendidikan ke DPW LDII Lampung. Semoga menjadi awal yang baik dan membawa manfaat besar bagi para siswa,” ujarnya.
Ia berpesan agar para peserta terus belajar dari sejarah dan meneladani nilai-nilai kepemimpinan para pendahulu. “Para tokoh LDII telah memberikan contoh nyata tentang perjuangan membangun organisasi hingga besar seperti sekarang. Saya berharap adik-adik menjadi generasi yang aktif berbuat positif, memberi manfaat bagi banyak orang, dan mampu menyebarkan informasi yang baik,” pesan Aditya.
Sementara itu, Kepala SMP Al Shiddiqi, Syaifuddin Adi Cahyono, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat berorganisasi di kalangan siswa. “Anak-anak perlu mengenal profil LDII, persebaran lembaga dan usaha yang dikelola, serta memahami delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa yang juga telah dijalankan di Lampung,” ungkapnya.
Dalam sesi materi, Ahmat Nurdin, Wakil Sekretaris DPW LDII Lampung, memaparkan sejarah perjalanan organisasi LDII sejak berdiri tahun 1972 hingga kiprahnya di Provinsi Lampung. Ia juga menekankan pentingnya etika dalam bermedia sosial, mengingat generasi muda saat ini sangat akrab dengan dunia digital. “Media sosial adalah sarana paling cepat untuk berbagi informasi, namun juga rawan disalahgunakan. Karena itu, generasi muda LDII perlu dibekali etika dan tanggung jawab dalam bermedia,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, diakhiri dengan sesi tanya jawab, pembagian doorprize, serta foto bersama. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu mengambil inspirasi kepemimpinan, memahami nilai sejarah, dan bijak bermedia sosial di era digital.


















