Bandar Lampung (9/12). Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kedaton kembali menggelar Festival Anak Sholih (FAS) 2025 di Masjid Bukit Al-Munawaroh, Penengahan, Kedaton, Bandar Lampung, Minggu (7/12). Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi sekaligus pembinaan karakter generasi penerus sejak dini.
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Penerus yang Berakhlakul Karimah, Alim-Faqih, dan Mandiri dengan Penerapan 29 Karakter Luhur”, acara ini diikuti antusiasme tinggi dari para santri.
Ketua Panitia FAS 2025, Muhammad Anas Faizun, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 60 peserta dari seluruh Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di lingkup PC LDII Kedaton. Peserta mencakup jenjang usia PAUD hingga SMA.
“Ada 20 panitia dan 10 dewan juri yang kami libatkan untuk mengawal jalannya lomba agar ketat dan terstruktur. Tujuannya untuk mengevaluasi ketercapaian kurikulum selama satu semester kemarin,” ujar Anas.
Adapun cabang perlombaan yang diadakan meliputi adzan, cerdas cermat, hafalan doa, tahfidz Al-Qur’an, mewarnai, kaligrafi, praktik salat, tafsir Al-Qur’an, hingga tilawah Al-Qur’an. Menurut Anas, ragam lomba ini dirancang untuk mengasah kemampuan akademik, pemahaman agama, serta kreativitas santri secara bersamaan.
Sementara itu, Penasihat PC LDII Kedaton, H. Sarjimin HS, menegaskan bahwa FAS 2025 bukan sekadar ajang adu kemampuan. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah langkah konkret mewujudkan target “Tri Sukses” pembinaan LDII, yakni Akhlakul Karimah, Alim-faqih, dan Mandiri.
“Harapannya, kepahaman agama dan nilai sportivitas dalam perlombaan ini bisa menjadi bekal untuk terus memperjuangkan estafet kepemimpinan demi menyongsong era Indonesia Emas 2045,” pungkas Sarjimin.
Kesuksesan FAS 2025 ini menjadi bukti nyata komitmen PC LDII Kedaton dalam melakukan pembinaan generasi penerus sejak usia dini, sehingga terwujud generasi yang profesional, religius, serta memiliki 29 karakter luhur.


















