Pringsewu (11/12). PC LDII Kecamatan Adiluwih menyelenggarakan aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Ikhtiar Merawat Alam, Ibadah untuk Masa Depan” ini dipusatkan di lingkungan Masjid Nur Hasan, Pekon Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, pada Rabu (10/12) sore.
Meskipun dilaksanakan setelah hujan mengguyur dan kondisi tanah yang cukup basah, hal itu tidak menyurutkan antusiasme para peserta. Sekitar 20 orang yang terdiri dari jajaran pengurus serta warga LDII Kecamatan Adiluwih bahu-membahu menanam bibit pohon produktif dan peneduh di area sekitar masjid, dan lahan lainnya. Aksi ini menjadi bagian dari kontribusi nyata LDII dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menanam pohon.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh sejumlah pengurus LDII, di antaranya Sekretaris DPD LDII Kabupaten Pringsewu H. Nasrul Azhar, Penasihat PC LDII Adiluwih Sumardi, serta Ketua PC LDII Adiluwih Sakimin. Kehadiran para pimpinan ini menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk berkontribusi nyata dalam penghijauan.
Dalam sambutannya, Sekretaris DPD LDII Pringsewu, H. Nasrul Azhar menegaskan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi berjenjang, mulai dari DPP LDII, DPW LDII Provinsi Lampung, hingga DPD LDII Kabupaten Pringsewu.
“Kegiatan ini menindaklanjuti edaran terkait Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2025 yang pelaksanaannya dimulai sejak tanggal 28 November hingga 27 Desember 2025 mendatang,” ujar Nasrul. Lebih lanjut, Nasrul menyampaikan bahwa tema tahun ini memiliki makna mendalam, khususnya sebagai bentuk empati terhadap rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa wilayah di Indonesia belakangan ini. Kegiatan menanam pohon ini tidak hanya dimaknai sebagai pelestarian lingkungan, tetapi juga refleksi spiritual.
“Sesuai tema yang kita angkat, kegiatan ini menjadi refleksi dan introspeksi diri setelah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk mendoakan para korban. “Mudah-mudahan Allah SWT memberi perlindungan kepada kita semua, dan menempatkan para korban di tempat terbaik di sisi-Nya,” imbuh Nasrul.
Kegiatan sore itu ditutup dengan doa bersama. Selain berharap bibit yang ditanam dapat tumbuh subur dan menjadi amal kebaikan bersama, warga LDII Adiluwih juga mendoakan agar wilayah-wilayah yang terdampak bencana segera pulih dan masyarakatnya diberikan ketabahan untuk bangkit kembali.
Melalui gerakan ini, PC LDII Adiluwih berharap budaya menanam pohon dapat terus ditularkan kepada masyarakat luas sebagai kewajiban sosial sekaligus tanggung jawab moral bagi generasi mendatang.



















