Way Jepara (16/12). Ketua Pimpinan Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Pinsako SPN) Tingkat Daerah Lampung, H. Heri Sensustadi, menghadiri sekaligus memberikan pengarahan pada kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang diselenggarakan oleh Pinsako SPN Tingkat Cabang Lampung Timur, Senin (15/12). Kegiatan tersebut digelar di Pondok Pesantren Almanar Khamilal Quran, Way Jepara, Lampung Timur, dan dijadwalkan berlangsung selama sepekan ke depan.
KMD ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pembina Pramuka di tingkat gugus depan dan pangkalan Pramuka yang berada di bawah naungan Sako SPN Lampung Timur. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pengetahuan serta keterampilan dasar kepramukaan agar mampu melaksanakan pembinaan secara efektif, edukatif, dan menyenangkan.
Selain itu, KMD juga diarahkan untuk membentuk pembina Pramuka yang memiliki keseimbangan pengembangan mental, fisik, intelektual, emosional, dan sosial peserta didik, sekaligus menanamkan penghayatan nilai-nilai Pancasila dan kesetiaan terhadap Gerakan Pramuka.
Dalam arahannya, H. Heri Sensustadi mengapresiasi pelaksanaan KMD yang dinilainya sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pembina Pramuka. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi kebutuhan mendasar dalam upaya menghadirkan pembinaan Pramuka yang berkualitas di gugus depan dan pangkalan.
“Kegiatan seperti ini sangat diharapkan, karena dapat meningkatkan kemampuan para pembina. Pada akhirnya, para pembina mampu memberikan layanan pembelajaran Pramuka yang kompeten dan menyenangkan bagi peserta didik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Heri yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung itu mengajak para peserta KMD untuk mengintegrasikan Pramuka sebagai alat latih dalam pembinaan generasi penerus (generus) yang profesional religius. Menurutnya, nilai-nilai Dasadarma Pramuka sejalan dan selaras dengan 29 karakter luhur yang menjadi program pembinaan generus LDII.
“Pembinaan 29 karakter luhur sangat relevan dengan nilai-nilai kepramukaan. Oleh karena itu, para pembina perlu terus meningkatkan kapasitas agar mampu mengintegrasikan kedua hal tersebut dalam proses pembinaan,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Heri berharap para pembina Pramuka Sako SPN yang telah dinyatakan lulus KMD tidak hanya aktif membina di lingkungan Sako SPN, tetapi juga bersedia mengabdikan diri di berbagai satuan pendidikan formal maupun nonformal. Dengan demikian, peran Pramuka sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


















