Kota Agung (20/12). Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanggamus, Beni Irawan, memberikan apresiasi tinggi kepada Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tanggamus. LDII dinilai konsisten dalam menjalankan peran organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat nilai persatuan dan kesatuan bangsa.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Tanggamus, Risnah Ilyas, saat membuka kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang digelar oleh DPD LDII Kabupaten Tanggamus, Jumat (19/12), di Kantor Sekretariat DPD LDII setempat.
Dalam sambutannya, Beni Irawan menyoroti kondisi kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Tanggamus yang dinilai cukup kondusif. Ia menyebutkan bahwa potensi konflik sosial berlatar belakang suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dapat diantisipasi dan diminimalisasi melalui kerja sama berbagai pihak.
Menurutnya, kondisi tersebut terwujud berkat komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dengan para tokoh lintas agama, khususnya peran aktif organisasi keagamaan serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Ia berpesan agar kondusivitas kehidupan sosial keagamaan tersebut terus dijaga dan dipelihara secara berkelanjutan. “Hal ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah, Polri, dan TNI, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam upaya deteksi dini dan pencegahan dini terhadap potensi konflik sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, Beni Irawan juga menekankan pentingnya sikap toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. “Toleransi antar sesama dan antar umat beragama merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kerukunan bangsa. Kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan terjaga apabila kehidupan sosial kemasyarakatan berjalan harmonis, rukun, dan damai,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta menanamkan pemahaman tentang pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa di kalangan pengurus LDII, baik di tingkat Cabang maupun Anak Cabang.


















