Kotabumi (24/12). Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya, secara tegas menginstruksikan jajaran pengurus LDII Kabupaten Lampung Utara untuk memperkuat peran sosial melalui “Dakwah Ekologi” dan penyelarasan program kerja sebagai prioritas utama. Hal tersebut ditegaskannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-8 LDII Lampung Utara di Gedung Pusiban, Rabu (24/12) pagi, guna memastikan kontribusi organisasi selaras dengan kebutuhan daerah.
Dalam arahannya, Aditya menekankan bahwa LDII harus menjadi organisasi yang responsif terhadap tantangan zaman, terutama isu lingkungan hidup dan kepedulian sosial.
“Melihat situasi bencana alam yang banyak terjadi di Indonesia belakangan ini, LDII kini menggalakkan dakwah ekologi. Saya berpesan kepada siapapun ketua terpilih nanti bisa menerapkan prinsip 3K yaitu Karya, Kontribusi, dan Komunikasi di Lampung Utara,” tegas Aditya di hadapan ratusan peserta.
Dokter Aditya juga menegaskan jati diri LDII sebagai organisasi yang sepenuhnya berakar pada nasionalisme Indonesia. Menurutnya, kontribusi LDII tidak boleh terlepas dari upaya kolektif memajukan daerah.
“Sebagai organisasi yang tumbuh dan mengabdi sepenuhnya di negeri ini, sudah menjadi kewajiban LDII untuk memastikan setiap derap langkah programnya berjalan beriringan dengan kebijakan pemerintah daerah setempat,”imbuhnya.
Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus periode 2020-2025 atas kinerja positifnya, sembari menyebut LDII Lampung Utara sebagai trendsetter baru dalam pelaksanaan Musda yang inklusif dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Polres, Dandim 0412 Lampung Utara diwakili pasiter, tokoh lintas agama dari PD Muhammadiyah, PC NU, FKUB, serta anggota DPRD dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga. Kehadiran para tokoh ini mempertegas posisi LDII sebagai mitra strategis di tingkat kabupaten.
Plt. Ketua DPD LDII Lampung Utara, H. Sutikman, melaporkan bahwa musyawarah ini diikuti oleh 130 peserta dari jajaran pengurus DPD, perwakilan Pimpinan Cabang (PC), hingga tingkat desa (PAC).
“Agenda utama Musda adalah mengevaluasi kinerja lima tahunan, menyusun program kerja yang mencakup 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, serta memilih kepengurusan baru,” jelas Sutikman. Adapun 8 bidang tersebut meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan, teknologi digital, hingga energi baru terbarukan.
Musda VIII LDII Lampung Utara ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum regenerasi kepemimpinan, tetapi juga melahirkan rumusan program kerja yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat. Melalui penguatan delapan bidang pengabdian dan strategi 3K, LDII berkomitmen terus bersinergi dengan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Lampung Utara yang lebih maju, aman, dan sejahtera.


















