Natar (24/12). Puluhan generasi muda yang tergabung dalam Generasi Sukses Mandiri (GSM) PAC LDII Desa Pemanggilan, mengikuti pelatihan keterampilan hidup (life skill) melalui materi Kecerdasan Keuangan. Kegiatan yang mengusung tema “Kopdar GSM Sejati” ini digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Nurul Hakim, Kaplingan Serbajadi 2, Rabu (20/11).
Pelatihan yang ditujukan bagi pemuda usia 22 tahun ke atas ini bertujuan memberikan bekal keterampilan hidup selain pemahaman ilmu agama Al-Qur’an dan Al-Hadis. Hal ini dipandang penting sebagai persiapan bagi para pemuda dalam meraih kesuksesan di masa depan.
Trainer Kecerdasan Keuangan, H. Heri Pujiyanto, menjelaskan bahwa konsep kecerdasan keuangan yang diajarkan sejatinya adalah implementasi dari prinsip Mujhid Muzhid (bekerja keras namun tetap hidup bersahaja).
“Kecerdasan keuangan ini merupakan praktik dari nasihat yang sudah digaungkan sejak lama. Sebagaimana pesan Baginda Nabi, sungguh beruntung orang yang mujhid dan muzhid,” ujar Heri yang juga dikenal sebagai pegiat pembina remaja masjid tersebut.

Dalam paparannya, Heri merinci lima pilar utama kecerdasan keuangan, yakni kemampuan membedakan aset dan beban, memahami arus kas, cara penggunaan uang, memahami penghasilan aktif dan pasif, serta mendefinisikan makna kaya dan miskin secara tepat.
Secara praktis, ia mendorong peserta untuk menerapkan tiga langkah nyata: menghilangkan kredit konsumtif, mempertahankan gaya hidup sederhana, dan mulai membangun penghasilan pasif.
Terkait pengelolaan pendapatan, Heri menekankan pentingnya skala prioritas dalam pembagian pemasukan. “Prioritas pertama adalah untuk sabilillah, kedua membayar utang jika ada, dan ketiga untuk investasi. Sisanya baru dialokasikan untuk kebutuhan konsumtif,” tegasnya.
Acara yang berlangsung di RT 07 Dusun Serbajadi 2 ini berjalan interaktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda LDII tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mandiri dan cerdas dalam mengelola ekonomi secara syari.



















bagus sekali acaranya