Natar (25/12). Menghadapi tantangan era digital, remaja putri PAC LDII Pemanggilan yang tergabung dalam Keputrian Irmas Sejati menggelar pengajian kreatif bertema “Crafting & DIY: Praktik Membuat Phone Scarf dari Manik-Manik” pada Minggu (30/11). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul A’la Serbajadi 2, Natar, Lampung Selatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan bernilai ekonomi.
Berbeda dengan pengajian rutin yang biasanya fokus pada pendalaman Al-Qur’an dan Al-Hadits, agenda kali ini menekankan pada pembinaan kreativitas dan kemandirian. Sebanyak puluhan peserta yang terdiri dari remaja putri usia SMA hingga 23 tahun antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan aksesori ponsel tersebut.
Ketua Keputrian Irmas Sejati, Nadya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja (Progja) Keputrian untuk mencetak generasi yang produktif.
“Kami ingin mendorong remaja putri memiliki keterampilan yang tidak hanya sekadar hobi, tapi bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai,” ujar Nadya di sela-sela kegiatan.
Hadir sebagai narasumber, Ernalia, S.Pd.Gr., seorang praktisi pendidikan dari Perguruan Tri Sukses, memberikan pandangan kritis bagi para peserta. Menurutnya, mindset perempuan “zaman now” harus berkembang melampaui stigma tradisional.
“Remaja putri zaman sekarang tidak cukup hanya pintar berhias, memasak, dan mengurus anak. Harus punya keterampilan yang bernilai ekonomi agar bisa mandiri secara finansial,” tegas Ernalia.
Ia menambahkan bahwa peluang usaha di era online sangat luas. “Dengan keterampilan seperti membuat kerajinan ini, mereka bisa berjualan ke mana saja lewat internet tanpa harus keluar rumah,” imbuhnya.
Selama sesi praktik, para peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil. Dengan panduan langsung dari pemateri, mereka merangkai manik-manik menjadi phone scarf yang estetik dan fungsional. Melalui pelatihan ini, diharapkan para remaja putri LDII tidak hanya mahir dalam bidang agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan ekonomi dengan kreativitas yang dimiliki.


















