Natar (27/12). Sebagai upaya menjamin mutu pendidikan agama dan ketuntasan kurikulum, ratusan santri warga PAC LDII Pemanggilan mengikuti asesmen serentak yang berlangsung sejak 8 hingga 25 Desember 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai tolok ukur efektivitas pembelajaran serta evaluasi serapan materi para santri selama satu semester terakhir.
Pelaksanaan asesmen tersebar di belasan Masjid serta Taman Pendidikan Al-quran (TPA/TPQ) yang dikelola maupun bekerja sama dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Pemanggilan. Fokus utama kegiatan ini dipusatkan di wilayah Serbajadi 1 dan Serbajadi 2, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Peserta asesmen mencakup berbagai jenjang usia, mulai dari kategori Cabe Rawit (siswa PAUD, TK, dan SD), Pra-Remaja (SMP), hingga tingkat Remaja (SMA). Seluruh peserta mengikuti ujian secara bergilir sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh guru Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masing-masing unit TPA/TPQ.

Penanggung Jawab Program, Ustadz H. Saiich, menjelaskan bahwa asesmen ini merupakan bagian penting dari siklus pendidikan keagamaan di LDII. Menurutnya, hasil akhir dari rangkaian asesmen ini adalah pembagian laporan hasil mengaji yang akan diberikan kepada orang tua.
“Dengan adanya laporan ini, santri dan orang tua bisa mengevaluasi kemampuan anak secara objektif. Tujuannya agar mereka bisa mengejar ketertinggalan materi maupun meningkatkan apa yang sudah dikuasai,” ujar Ustadz H. Saiich saat memberikan keterangan.
Menariknya, jadwal asesmen ini dirancang selaras dengan kalender pendidikan sekolah formal. Hal ini dilakukan untuk memudahkan para santri dalam membagi waktu antara pendidikan umum dan keagamaan.
Untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga, para Penanggung Jawab Program dan guru KBM secara intensif melakukan musyawarah koordinasi rutin setiap bulan, baik di tingkat unit TPA/TPQ maupun di tingkat PAC. Langkah ini diambil agar perkembangan setiap titik pengajian dapat termonitor dengan baik dan kurikulum tersampaikan secara merata.


















