Bandar Lampung (28/12). DPD LDII Kota Bandar Lampung menggelar pengajian bertema “Menjaga Kemabruran Haji” pada Minggu (28/12) di Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Bandar Lampung. Kegiatan ini secara khusus menyasar jamaah yang telah menunaikan ibadah haji sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan pasca-haji.
Pengajian tersebut diikuti oleh jamaah haji dari Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Bandar Lampung. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penguatan keimanan, keistiqamahan dalam beribadah, serta implementasi nilai-nilai haji mabrur dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aspek akhlak, sosial, maupun bermasyarakat.
LDII menegaskan bahwa ibadah haji tidak berhenti saat jamaah kembali ke tanah air. Kemabruran haji justru harus tercermin dalam perilaku nyata yang membawa manfaat bagi keluarga, lingkungan sekitar, serta kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, H. M. Miftah Falah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengajian ini merupakan bentuk komitmen LDII dalam merawat jamaah secara berkesinambungan. “LDII tidak hanya fokus pada pembinaan sebelum keberangkatan haji, tetapi juga pasca-haji. Kami ingin para jamaah tetap istiqamah menjaga kemabruran hajinya, sehingga nilai-nilai haji benar-benar tercermin dalam akhlak, ibadah, dan kontribusi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsistensi pembinaan ini menjadi ciri khas LDII dalam mendampingi warganya. Menurutnya, jamaah haji memiliki peran strategis sebagai teladan moral dan spiritual di lingkungannya. “Harapan kami, para jamaah haji dapat menjadi contoh yang baik, memperkuat ukhuwah, serta ikut menjaga kerukunan dan ketenteraman di Kota Bandar Lampung,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus hadir membina umat secara berkelanjutan. Dengan demikian, kemabruran haji tidak hanya menjadi predikat, tetapi benar-benar terwujud dalam kehidupan nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.


















