Sindang Sari (2/1). Guna memberikan wadah edukasi positif di tengah hiruk-piruk perayaan pergantian tahun, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Desa Sindang Sari kembali menggelar pesantren kilat tahunan. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Sindang Sari, M. Rafkan, di Masjid Baitul Akbar, Senin (29/12/2025).
Dengan fokus utama pembekalan karakter dan pemahaman agama bagi para peserta didik, kegiatan pesantren kilat ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, terhitung sejak Senin hingga Kamis, 1 Januari 2026.
Dalam sambutannya, M. Rafkan memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi PAC LDII dalam menjaga lingkungan desa tetap kondusif melalui pembinaan generasi muda yang berkelanjutan.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi acara ini. Di saat umumnya anak-anak melakukan hura-hura di malam pergantian tahun, anak-anak LDII justru memilih belajar dan melakukan kegiatan yang positif. Ini luar biasa karena dilakukan rutin setiap tahun,” ujar M. Rafkan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC LDII Sindang Sari, Agus Prayitno, menegaskan bahwa pesantren kilat ini merupakan langkah preventif untuk menjaga moral santri.
“Acara ini diadakan bukan untuk memperingati tahun baru, tetapi untuk membentengi anak-anak dari pengaruh negatif yang biasa terjadi di malam pergantian tahun,” jelas Agus. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah desa dan warga masyarakat yang telah memberikan dukungan serta menyambut baik kegiatan ini.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut Ketua PC LDII Kecamatan Tanjung Bintang, Korcam Senkom Tanjung Bintang, Ketua Risma, serta jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Desa Sindang Sari.
Sebagai penutup rangkaian pembukaan, Ustaz Arifin memimpin doa bersama untuk kelancaran acara dan keberkahan bagi seluruh warga desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat kembali ke bangku sekolah dengan semangat baru dan karakter yang lebih religius, sekaligus menjadi teladan bagi pemuda lainnya di wilayah Desa Sindang Sari.


















