Tulang Bawang (2/1). Jajaran Pengurus DPW LDII Provinsi Lampung mendampingi Cendekiawan Muslim Dr. Ahmad Ali MD., M.A., Dosen Pascasarjana PTIQ Jakarta, bersilaturahim dengan Rais Syuriah PWNU Lampung, KH. Shodiqul Amin. Pertemuan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Darul Islah, Tulang Bawang, pada Kamis (1/1), dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Silaturahim ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan Dr. Ahmad Ali di Provinsi Lampung dalam rangka penelitian riset untuk penulisan buku ketiganya tentang LDII. Penelitian tersebut mengangkat tema nasionalisme dan dakwah LDII dalam perspektif tokoh-tokoh di luar LDII, sebagai upaya menghadirkan pandangan objektif dan komprehensif mengenai peran LDII di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Dr. Ahmad Ali didampingi Anggota Departemen Keagamaan dan Dakwah DPP LDII Dr. KH. Dwi Pramono, Lc., M.S.I., Wakil Ketua DPW LDII Lampung H. Heri Sensustadi, Ketua Biro OKK Johan Wahyudi, Wakil Ketua DPD LDII Tulang Bawang Sriyanto, serta sejumlah pengurus DPW LDII Provinsi Lampung lainnya.

Diskusi diawali dengan sambutan Rais Syuriah PWNU Lampung, KH. Shodiqul Amin, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai silaturahim antarormas Islam seperti ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga persaudaraan dan memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman umat.
Dalam kesempatan itu, KH. Shodiqul Amin menegaskan pentingnya menjaga tiga bentuk ukhuwah sekaligus, yakni ukhuwah Islamiyah sesama umat Islam, ukhuwah basyariyah sesama manusia, dan ukhuwah wathaniyah sesama warga bangsa Indonesia. Menurutnya, ketiga pilar tersebut harus berjalan beriringan agar kehidupan beragama dan berbangsa tetap harmonis.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Islah tersebut menyampaikan pandangannya bahwa keberagaman organisasi Islam tidak akan memecah belah umat. “Justru dengan banyaknya organisasi Islam, akan lahir lebih banyak kader pemimpin umat. Banyak ormas berarti banyak proses kaderisasi, dan itu penting bagi keberlanjutan organisasi, agama, bahkan peradaban,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap kemanusiaan dalam kehidupan sosial, khususnya dalam menjaga ukhuwah basyariyah. “Dalam hubungan antarmanusia, jangan melihat perbedaan keyakinan atau kepercayaan, tetapi lihatlah bahwa kita sama-sama manusia,” tuturnya.
Terkait pengelolaan organisasi, KH. Shodiqul Amin menilai bahwa organisasi yang baik adalah organisasi yang taat pada AD/ART. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar, namun harus diselesaikan melalui musyawarah, pembagian peran yang adil, kerja sama yang baik, serta dijadikan sarana kaderisasi.
“Saya mengenal LDII dengan baik dan pada prinsipnya dapat bekerja sama dengan siapa pun dalam kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi umat dan bangsa,” pungkasnya.
Sebagai penutup, DPW LDII Provinsi Lampung menyerahkan Laporan Hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Lampung, majalah Nuansa, serta kalender LDII tahun 2026. Pada kesempatan yang sama, Dr. Ahmad Ali juga menyerahkan buku karyanya berjudul “Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII: Dari Amal Saleh hingga Kemandirian, Menggali dan Mengkreasikan Hikmah dalam Kehidupan.”


















